
Ilustrasi Anak Sakit Perut. (freepik.com)
JawaPos.com - Pola makan tidak sehata yang dilakukan anak tiap hari ternyata memiliki kaitan erat dengan berbagai penyakit, salah satunya penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD). Meski lebih jarang terjadi dibandingkan pada bayi, GERD tetap bisa dialami anak yang sebelumnya sehat.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroenterohepatologi dr. Sri Kesuma Astuti, Sp.A, Subsp.G.H(K), mengatakan bahwa perjalanan GERD pada anak yang lebih besar berbeda dengan GERD pada bayi sehingga pendekatan diagnosis dan penanganannya juga tidak sama.
"Kalau pada anak dan dewasa, sesungguhnya kita setiap hari juga mengalami refluks. Itu adalah mekanisme fisiologis tubuh ketika tekanan di dalam lambung lebih tinggi," ujar dr. Sri Kesuma Astuti kepada wartawan, dikutip Selasa (30/6).
Refluks pada Anak Sebenarnya Normal
Menurut dr. Sri, refluks merupakan aliran balik isi lambung ke kerongkongan yang pada anak dan orang dewasa umumnya berlangsung singkat, tidak menimbulkan gejala, serta tidak sampai keluar melalui mulut seperti gumoh pada bayi.
Hal itu karena kapasitas kerongkongan anak yang lebih besar sudah berkembang lebih baik dibandingkan bayi.
Akibatnya, kasus GERD pada anak yang lebih besar relatif lebih sedikit. Ia menyebutkan sebuah systematic review menunjukkan prevalensi GERD sekitar 3,2 persen pada anak usia di bawah 10 tahun, sedangkan pada anak di atas 10 tahun angkanya dapat mencapai sekitar 10 persen.
Anak dengan Kondisi Tertentu Lebih Berisiko
Anggota Unit Kerja Koordinasi Gastroenterohepatologi IDAI itu menjelaskan ada sejumlah kelompok anak yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami GERD.
Kelompok tersebut meliputi anak dengan gangguan neurologis seperti cerebral palsy, anak pascaoperasi atresia esofagus, pascaoperasi hernia diafragmatika, anak dengan penyakit paru kronis, obesitas, serta gangguan saluran napas seperti laringomalasia dan trakeomalasia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
