
Ilustrasi MSG. (Istimewa)
JawaPos.com - Selama puluhan tahun, monosodium glutamat (MSG) kerap dicap sebagai penyebab berbagai gangguan kesehatan. Padahal, hingga kini berbagai lembaga kesehatan dunia menyatakan MSG aman dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Justru, tantangan yang lebih besar bagi kesehatan masyarakat adalah konsumsi gula dan garam yang berlebihan. Lantas, benarkah MSG berbahaya? Bagaimana cara menggunakan MSG yang tepat agar masakan tetap sehat sekaligus lezat?
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa MSG dapat menjadi salah satu alternatif untuk membantu mengurangi penggunaan garam tanpa menghilangkan cita rasa makanan. Data dari U.S. Food and Drug Administration (FDA) dan World Health Organization (WHO) menyebutkan kandungan natrium dalam MSG sekitar 12 persen, lebih rendah dibandingkan garam dapur yang mengandung sekitar 40 persen natrium.
Tak hanya itu, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science menunjukkan penggunaan MSG secara tepat dapat membantu mengurangi kebutuhan garam hingga 30 persen. Sekaligus mempertahankan bahkan meningkatkan cita rasa masakan.
Masih banyak anggapan bahwa MSG tidak boleh dikonsumsi setiap hari. Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan MSG berbahaya bagi masyarakat umum jika digunakan dalam jumlah yang wajar sebagai penyedap makanan.
MSG merupakan penyedap rasa yang berfungsi memperkuat rasa umami atau gurih pada masakan. Karena cita rasanya sudah lebih kuat, penggunaan MSG dapat membantu mengurangi tambahan garam maupun gula dalam beberapa jenis hidangan.
Agar manfaatnya lebih optimal, penggunaan MSG sebaiknya tetap memperhatikan pola makan yang seimbang. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Gunakan secukupnya sebagai pelengkap rasa, bukan bahan utama masakan.
2. Kurangi takaran garam saat menambahkan MSG agar asupan natrium tetap terkendali.
3. Perbanyak penggunaan bahan makanan segar seperti sayuran, ikan, dan daging tanpa lemak.
4. Hindari konsumsi makanan olahan tinggi garam, gula, dan lemak secara berlebihan.
5. Terapkan pola makan beragam dan seimbang agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi.
Dengan cara tersebut, MSG dapat menjadi salah satu pilihan penyedap untuk membantu menghasilkan makanan yang tetap lezat tanpa harus menggunakan garam secara berlebihan.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
