
Ilustrasi seorang perempuan meminum air mineral di tengah cuaca yang panas. (Freepik)
JawaPos.com - Ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi hidrasi tubuh saat cuaca panas, salah satunya dengan memantau warna urine, alih-alih hanya berpatokan pada anjuran minum sekitar dua liter air per hari.
Belakangan ini, cuaca panas masih dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dapat membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Menurut Tan, indikator sederhana untuk mengetahui apakah kebutuhan cairan tubuh telah tercukupi adalah warna urine.
"Ini parameternya butuh lebih atau tidak. Kalau masih jernih kuning muda ya aman," kata ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu pada Rabu (8/7).
Ia menjelaskan, selama warna urine masih tampak jernih atau kuning muda, kondisi hidrasi tubuh umumnya masih terjaga. Karena itu, kebutuhan cairan tidak dapat disamaratakan untuk setiap orang, melainkan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Tan juga menanggapi anggapan bahwa air kelapa lebih baik daripada air mineral untuk menjaga hidrasi saat cuaca panas. "Boleh aja, tapi enggak wajib," ujarnya.
Menurut dia, air kelapa dapat dikonsumsi apabila tersedia, namun bukan merupakan keharusan. Ia juga mengingatkan agar air kelapa dikonsumsi tanpa tambahan gula.
"Bukan keharusan. Kalau ada dan tersedia silakan saja, tanpa imbuhan gula," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022