
Ilustrasi jenazah
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap kondisi darurat almarhum Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS yang akhirnya harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya mengatakan, kondisi penyakit Yurizal masuk dalam kategori ganas yang tidak bisa disatukan dengan ruangan pasien lain.
"Karena penyakit dan keganasannya maka pasien ini tidak bisa digabung rawat inap dengan yang lain," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (7/8).
Oleh karena itu, saat Yurizal mengeluhkan kondisinya tak kunjung mendapat ruangan setelah menunggu delapan jam, Azhar menyebut bahwa almarhum tengah menunggu dipindahkan ke ruangan High Care Unit (HCU) yang terbatas di RSCM.
"Almarhum memang menunggu kamar HCU, bukan kamar rawat biasa yang jumlahnya terbatas," pungkas Azhar.
Penjelasan tersebut sekaligus memberikan konteks mengenai unggahan Yurizal di media sosial Threads yang sebelumnya viral. Dalam unggahannya, ia mengaku telah menunggu ruangan selama delapan jam dan menyinggung statusnya sebagai pengguna BPJS Kesehatan.
Unggahan itu kemudian memicu berbagai respons dari pengguna media sosial. Namun sorotan publik belakangan bergeser bukan semata pada persoalan ketersediaan ruang perawatan, melainkan pada sejumlah komentar yang dinilai tidak berempati dari akun-akun tenaga kesehatan.
Seperti diketahui, setelah diketahui Yurizal meninggal dunia, sejumlah komentar tenaga kesehatan yang sebelumnya dianggap bercanda atau bernada sinis menjadi sorotan publik. Beberapa tenaga kesehatan kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, sementara institusi tempat mereka bekerja mengambil langkah pembinaan hingga sanksi disiplin.
Di sisi lain, BPJS Kesehatan telah menegaskan bahwa peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang aktif berhak memperoleh pelayanan kesehatan sesuai indikasi medis. Sementara rumah sakit memiliki mekanisme pengelolaan tempat tidur yang disesuaikan dengan kondisi medis pasien dan ketersediaan fasilitas perawatan yang dibutuhkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022