
Ilustrasi anak-anak.
JawaPos.com – Membiasakan anak hidup bersih dan sehat bukan hanya perlu diajarkan di rumah tapi juga harus melibatkan pihak sekolah.
Diungkapkan dr. Niken Wastu Palupi, MKM., Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas, Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Kemenkes RI, menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini sangat penting agar dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari hingga anak-anak tumbuh dewasa.
Misalnya, kebiasaan baik ini tidak hanya berhenti pada cuci tangan pakai sabun, tapi juga rutin melakukan cek kesehatan. Atau sekadar membuang sampah sesuai dengan peruntukannya.
Sehingga, edukasi kebiasaan baik ini tentu perlu melibatkan banyak pihak bukan hanya lingkungan keluarga. Salah satunya sekolah serta swasta. Makin sering dilakukan, maka kebiasaan tersebut akan terbentuk. Itu bisa dilakukan di sekolah.
Seperti yang terlihat dalam program edukasi Anak KAO (Kreatif, Aktif, Optimis) Sekolah Sehat 2026. Program edukasi ini berfokus pada peningkatan pemahaman peserta didik khususnya dalam pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu juga soal manajemen menstruasi, serta membangun kesadaran diri dalam menjaga lingkungan serta pemilahan sampah kemasan.
Bahkan, modul edukasi juga dirancang untuk memberikan pemahaman tentang arti pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, termasuk memutus praktik perundungan (bullying) di sekolah.
“Melalui edukasi ini tentunya diharapkan anak-anak dapat menambah ilmu dan pemahaman yang lebih baik sehingga mereka bisa tumbuh menjadi anak yang bersih, sehat, dan cerdas,” ungkap dr. Niken.
Dikatakan dr. Niken, program milik Kao Indonesia ini sebenarnya sejalan dengan kampanye pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) khususnya di tingkat satuan pendidikan. Di mana, selain menjaga perilaku hidup sehat, tapi juga penting untuk berolahraga dan beraktivitas fisik.
Sementara itu, Dr. Maulani Mega Hapsari, S.IP., M.A., Direktur Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikdasmen RI, mengungkapkan, pembiasaan hidup bersih dan sehat yang menjadi landasan penting dalam mewujudkan generasi cerdas.
Terlebih, anak-anak memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif bagi masa depan Indonesia, terutama dengan tumbuh menjadi pribadi yang aktif dan kreatif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!
Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022