
Ilustrasi nyeri lutut. (Kansas City Orthopedic Alliance)
JawaPos.com - Nyeri lutut saat naik tangga bukan selalu tanda seseorang mulai menua. Keluhan tersebut bisa berkaitan dengan osteoartritis, cedera meniskus atau ligamen, peradangan, hingga masalah pada otot dan struktur sendi lainnya.
Keluhan lutut sering kali muncul secara perlahan. Mula-mula hanya terasa ketika menaiki tangga, berdiri dari kursi, berjalan jauh, atau setelah melakukan aktivitas tertentu. Karena masih bisa ditahan, keluhan tersebut kerap dianggap sepele.
Padahal, perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari dapat menjadi petunjuk penting.
Misalnya, seseorang yang sebelumnya terbiasa menggunakan tangga kemudian mulai memilih lift, lebih jarang berjalan jauh, atau menghindari aktivitas tertentu karena takut lutut terasa sakit. Kondisi inilah yang perlu diperhatikan, bukan hanya seberapa tinggi skala nyerinya.
“Yang perlu diperhatikan bukan hanya seberapa sakit lutut terasa, tetapi apakah keluhan tersebut sudah mulai mengubah cara seseorang bergerak. Kalau sebelumnya bisa naik tangga atau berjalan jauh lalu perlahan mulai menghindarinya, itu sudah menjadi informasi penting bagi dokter untuk mencari tahu penyebabnya,” ujar Prof. Nicolaas C. Budhiparama, MD, PhD (LUMC,NL), PhD (UGM,ID), Sp.OT(K), FICS, dokter spesialis ortopedi konsultan yang berfokus pada penanganan masalah panggul dan lutut di RS Medistra sekaligus President of Asia Pacific Orthopaedic Association (APOA) 2025-2026.
Nyeri lutut tidak selalu berarti pengapuran
Osteoartritis atau pengapuran sendi memang menjadi salah satu penyebab nyeri lutut, terutama pada kelompok usia tertentu. Namun, keluhan tersebut tidak bisa langsung disimpulkan sebagai osteoartritis hanya karena seseorang mengalami nyeri saat bergerak.
Studi yang dipublikasikan pada 2025 terhadap 3.597 orang dewasa di 15 kota di Indonesia menemukan osteoartritis lutut pada sekitar 15 persen peserta. Artinya, masih ada berbagai kemungkinan lain ketika lutut terasa sakit.
Cedera ligamen atau meniskus, peradangan, gangguan otot, serta masalah lain pada struktur lutut juga dapat menimbulkan gejala yang serupa. Karena itu, usia bukan satu-satunya faktor yang menentukan penyebab nyeri.
Pola keluhan menjadi informasi penting bagi dokter. Kapan nyeri muncul, aktivitas apa yang memicunya, apakah sebelumnya pernah mengalami cedera, hingga sejauh mana rasa sakit mengganggu aktivitas sehari-hari perlu diperhatikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022