
Ilustrasi keracunan makanan. (Gemini AI)
JawaPos.com - Keracunan makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman maupun toksin tertentu dapat memicu gangguan pada otak.
Dokter spesialis saraf Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K) menjelaskan, salah satu contohnya adalah makanan yang menjadi media penularan kuman tifoid.
Bahkan, jenis toksin tertentu diketahui dapat secara langsung mengganggu fungsi memori di otak.
“Makanan yang dapat menularkan kuman tifoid (Salmonella Typhi), atau kuman lainnya prinsipnya bukan jenis makanannya semata, tetapi makanan/minuman yang terkontaminasi kotoran atau tangan orang yang membawa bakteri,” ujar Prof. Yuda saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (9/9).
Menurut Prof. Yuda, terdapat sejumlah makanan dan minuman yang lebih berisiko menjadi media penularan apabila pengolahan, penyajian, atau sanitasinya tidak terjaga.
Salah satunya adalah air minum atau es batu yang berasal dari sumber tidak higienis. Air yang tercemar dapat menjadi media masuknya bakteri ke dalam tubuh.
Risiko juga terdapat pada makanan siap santap yang disentuh oleh orang yang sedang terinfeksi atau berstatus carrier bakteri, tanpa mencuci tangan dengan baik.
Sayuran dan buah yang dikonsumsi mentah, lanjut Prof. Yuda, juga perlu diperhatikan apabila dicuci menggunakan air yang telah tercemar.
Hal serupa berlaku pada berbagai makanan lain yang tidak melalui proses pemasakan.
Prof. Yuda menyebut sambal, lalapan, salad, atau makanan lain yang tidak dimasak lalu dibiarkan pada suhu ruang sebagai kelompok yang perlu diwaspadai, jika kebersihan dan penyimpanannya tidak terjaga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022