
Ilustrasi spray pengusir nyamuk. (Magnific)
JawaPos.com-Keberadaan nyamuk ternyata tetap bisa meningkat meskipun musim kemarau sedang berlangsung.
Tidak hanya menyebabkan gatal, gigitan nyamuk juga dapat berisiko menyebarkan penyakit berbahaya seperti DBD, malaria, sampai zika.
Meskipun musim kemarau identik dengan minimnya curah hujan, berbagai barang bekas seperti botol plastik, ban bekas, sampai wadah lainnya tetap dapat menampung air.
Kondisi ini dapat menjadi tempat strategis bagi nyamuk untuk berkembang biak.
Salah satu cara umum dilakukan untuk mencegah gigitan nyamuk adalah menggunakan obat anti nyamuk.
Aroma tertentu yang kuat dapat mengganggu kemampuan nyamuk dalam mendeteksi keberadaan manusia.
Saat ini, obat pengusir nyamuk tersedia dalam berbagai produk. Mulai dari obat bakar, oles, sampai spray.
Namun, produk-produk ini terkadang dapat menimbulkan rasa panas ataupun iritasi bagi sebagian orang, terutama yang memiliki masalah kulit sensitif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022