
Ilustrasi seorang anak terserang influenza A. (Magnific)
JawaPos.com - Penularan influenza seharusnya semakin rendah di musim kemarau. Pasalnya, kondisi udara yang lebih kering dan paparan sinar matahari membuat virus influenza lebih mudah mati. Namun, kondisi tersebut tidak otomatis membuat penularan flu menurun. Kebiasaan masyarakat yang lebih banyak beraktivitas di ruang tertutup saat cuaca panas justru dapat meningkatkan risiko penularan.
“Karena sebenarnya musim kemarau si virus itu lebih mudah mati. Tetapi kita itu merasa gerah kalau keluar. Jadi malah berkumpul di dalam. Ditutup ventilasi semuanya,” ujar Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, Sp.A, Subsp IPT(K), dari Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropis IDAI pada Rabu (23/9).
Menurut Prof. Anggraini, ruangan yang minim ventilasi dan tidak mendapatkan paparan sinar matahari menjadi salah satu kondisi yang dapat memperbesar peluang penularan influenza.
Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di wilayah dengan tingkat polusi udara tinggi karena masyarakat cenderung menutup ruangan.
“Hal-hal yang menutup, tidak ada sinar matahari masuk, ini justru meningkatkan penularan flu sehingga terasanya ini yang flu itu tinggi dan flu sangat menular,” jelasnya.
Risiko penularan juga semakin besar pada anak-anak yang banyak menghabiskan waktu di tempat penitipan anak atau daycare. Aktivitas dalam ruang yang sama membuat virus lebih mudah berpindah ketika ada satu anak yang terinfeksi.
“Orang tua sekarang di perkotaan sibuk ke daycare. Di daycare-nya satu sakit, ketutup semuanya. Pembersihannya juga kurang untuk permukaan yang terkena semua, karena itu memang sangat cepat menularnya,” katanya.
Prof. Anggraini menjelaskan, satu orang yang terinfeksi influenza rata-rata dapat menularkan virus kepada sekitar tiga orang lainnya. Namun, angka tersebut dapat meningkat bergantung pada kondisi lingkungan, cuaca, dan intensitas orang berkumpul dalam satu ruangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022