Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Oktober 2026 | 22.44 WIB

Katarak Jadi Penyebab Utama Kebutaan di Jabar, Kenali Pentingnya Menjaga Kesehatan Mata

Ilustrasi mata lelah. (Freepik) - Image

Ilustrasi mata lelah. (Freepik)

JawaPos.com - Katarak masih menjadi salah satu masalah kesehatan mata yang perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness* (RAAB) periode 2014–2016, sebanyak 71,7 persen kasus kebutaan di Jawa Barat disebabkan oleh katarak.

Katarak merupakan kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan berangsur kabur. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari membaca, bekerja, hingga menjalankan kegiatan secara mandiri.

Penanganan katarak melalui operasi menjadi salah satu upaya untuk memulihkan penglihatan. Akses terhadap layanan kesehatan mata pun penting agar masyarakat dapat memperoleh penanganan yang sesuai dengan kebutuhan medisnya.

Dalam rangka memperingati World Sight Day 2026, sebanyak 261 pasien katarak menjalani operasi gratis di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui program Bakti Sosial Operasi Katarak Bakti BCA dengan melibatkan tenaga medis dari Departemen Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (DPBK PERDAMI).

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, kesehatan mata memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup masyarakat. Penglihatan yang baik membantu seseorang menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal.

“Bagi orang dewasa, memiliki mata yang sehat dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kondisi ekonomi keluarga. Sementara bagi anak-anak, operasi ini akan membantu mereka belajar lebih optimal, sehingga mampu mencapai prestasi akademik yang gemilang,” ujar Hera, Jumat (16/10).

Menurutnya, upaya menjaga kesehatan mata perlu menjadi perhatian karena gangguan penglihatan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Penanganan yang tepat diharapkan membantu pasien kembali menjalani aktivitas dengan lebih nyaman dan mandiri.

Program operasi katarak Bakti BCA telah berjalan sejak 2001. Hingga September 2026, program tersebut telah dilaksanakan sebanyak 106 kali di berbagai wilayah Indonesia, dengan total 10.142 pasien yang mendapatkan layanan operasi katarak.

RSUD Sayang Cianjur juga pernah menjadi lokasi kegiatan serupa pada 26 Oktober 2024. Saat itu, program tersebut melayani 333 pasien dalam satu kegiatan.

Tingginya jumlah pasien yang membutuhkan penanganan katarak menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mata. Masyarakat perlu mengenali perubahan penglihatan sejak dini dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan, sehingga gangguan mata dapat diperiksa dan ditangani sesuai kondisi masing-masing.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore