Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 10.34 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini Jatuh ke USD 82 Ribu, Risiko Turun ke USD 75 Ribu Meningkat

Ilustrasi Bitcoin. (Ajaib) - Image

Ilustrasi Bitcoin. (Ajaib)

JawaPos.com – Bitcoin kembali tertekan, turun lebih dari 10% dalam tiga hari terakhir dan kini diperdagangkan di sekitar USD 82.700 (sekitar Rp 1,34 miliar).

Perang dagang AS-Tiongkok, ketidakpastian suku bunga, dan aksi likuidasi besar-besaran disebut sebagai faktor utama yang mendorong harga BTC turun drastis.

Dilansir dari CoinDesk, BTC baru saja menguji support kritis di 200-day Simple Moving Average (SMA) setelah turun dari puncaknya USD 92.800 pada Kamis lalu.

Penurunan ini terjadi meskipun Presiden Donald Trump baru saja mengumumkan strategi cadangan Bitcoin nasional.

Menurut firma analitik IntoTheBlock, sentimen pasar kini lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global, seperti perang tarif AS-Tiongkom dan kebijakan moneter Federal Reserve, dibandingkan oleh berita positif dari sektor kripto.

“Meskipun ada berita sangat positif, Bitcoin jatuh 4% dalam beberapa jam setelah mencapai USD 90.000. Fokus investor kini lebih tertuju pada ketidakpastian ekonomi global,” tulis IntoTheBlock dalam laporan mingguannya.

Menurut data dari CoinGlass, dalam 24 jam terakhir terjadi likuidasi kripto lebih dari USD 300 juta, dengan BTC/USD jatuh ke area likuidasi tinggi di USD 83.000.

Trader populer TheKingfisher memperingatkan bahwa crypto whales (pemegang bitcoin jumlah besar) sedang memburu stop-loss di zona USD 84.300, sementara shorts mulai menumpuk di sekitar USD 86.500-87.000, menciptakan volatilitas besar di pasar.

Apakah Bitcoin Akan Jatuh ke USD 69.000?

Beberapa analis memperkirakan bahwa Bitcoin masih bisa turun lebih dalam sebelum mencapai titik keseimbangan.

Menurut CoinTelegraph, BTC mungkin akan kembali menguji level USD 75.000 sebagai bagian dari koreksi pasar yang lebih besar.

Support Kuat di USD 69.000 (95% Probabilitas Bertahan). Beberapa indikator historis menunjukkan bahwa USD 69.000 adalah level support utama, dengan probabilitas 95% bahwa BTC tidak akan turun lebih rendah.

“Jika Bitcoin turun ke USD 69.000, ini akan menjadi koreksi 37% dari puncaknya saat ini. Level ini juga sesuai dengan puncak all-time high BTC tahun 2021,” tulis CoinTelegraph.

Saat ini, investor harus bersiap menghadapi volatilitas tinggi seiring dengan ketidakpastian ekonomi global.

ada dua level support yang harus diperhatikan saat ini. Yakni, support utama di USD 75.000 - 69.000 dan resistance utama di USD 86.500 - 90.000. 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore