
Investor melihat pergerakan kripto Bitcoin melalui handphone di Depok, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
Menurut Iskandar, struktur yang jelas dalam memilih aset dapat membantu investor membangun kebiasaan investasi yang lebih disiplin. “DCA bukan sekadar soal otomatisasi, tapi soal memahami karakter aset dan konsistensi menjalankan strategi,” lanjutnya.
Namun demikian, meski DCA sering dianggap lebih aman, strategi ini bukan tanpa risiko. DCA tidak menjamin keuntungan, terutama jika aset yang dipilih memiliki fundamental lemah atau tidak sesuai dengan tujuan investasi.
Karena itu, investor pemula tetap disarankan untuk memahami kategori aset yang dipilih, menyesuaikan nominal investasi dengan kemampuan finansial, serta menyadari bahwa fluktuasi harga adalah bagian dari investasi kripto.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
