
Ilustrasi Bitcoin. Per Senin pukul 12.34 WIB, harga Bitcoin tercatat turun 0,23 persen ke level USD 77.861. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com).
JawaPos.com - Harga Bitcoin, yang belum mampu menembus level psikologis USD 80 ribu, dinilai menjadi indikasi bahwa pasar kripto masih berada dalam tekanan. Per Senin pukul 12.34 WIB, harga Bitcoin tercatat turun 0,23 persen ke level USD 77.861.
Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur menilai tekanan tersebut dipicu kombinasi faktor geopolitik, kondisi makroekonomi, serta dinamika pasar derivatif yang mempercepat koreksi harga, khususnya pada Bitcoin. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menjadi salah satu pemicu utama melemahnya sentimen pasar.
Situasi ini turut dipengaruhi kebijakan Presiden AS Donald Trump yang memperpanjang gencatan senjata, namun belum memberikan kejelasan arah hubungan kedua negara.
"Dari sisi teknikal, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan volatilitas tinggi. Setelah sempat menyentuh level di atas USD 79 ribu, harga kembali terkoreksi dan ditutup melemah sekitar 2 persen ke kisaran USD 78 ribu," ujar Fyqieh, dikutip Senin (27/4).
Ia menambahkan, penurunan tersebut memicu likuidasi besar di pasar derivatif dengan total posisi mencapai sekitar USD 278 juta. Tekanan jual akibat likuidasi ini mempercepat penurunan harga dalam jangka pendek sekaligus menunjukkan rapuhnya momentum kenaikan sebelumnya.
Sejalan dengan pergerakan Bitcoin, sejumlah altcoin juga mengalami pelemahan. Ethereum terkoreksi dari level tertinggi sepekan, sementara XRP bergerak terbatas di bawah level resistance.
Aset lain seperti Solana, Cardano, dan Dogecoin turut mencatat penurunan seiring menurunnya minat risiko investor. Di sisi lain, dominasi Bitcoin meningkat hingga sekitar 60 persen, menandakan adanya pergeseran alokasi dana ke aset yang dianggap lebih defensif.
Tekanan pasar juga datang dari ketidakpastian regulasi, khususnya di AS. Peluang pengesahan CLARITY Act pada 2026 dilaporkan menurun, mencerminkan masih adanya perbedaan pandangan di kalangan pembuat kebijakan. Hal ini turut memengaruhi kepercayaan investor terhadap aset digital secara keseluruhan.
Fyqieh menilai pelemahan pasar saat ini merupakan kondisi yang wajar di tengah kombinasi tekanan global dan dinamika internal industri kripto.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
