Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juni 2026 | 04.00 WIB

Stablecoin dan Tokenisasi Aset jadi Arah Baru Industri Kripto Indonesia

Ilustrasi aset digital cryptocurrency atau kripto. (Wealth Professional) - Image

Ilustrasi aset digital cryptocurrency atau kripto. (Wealth Professional)

JawaPos.com - Industri kripto di Indonesia mulai memasuki fase baru. Fokus pembahasan kini tidak lagi hanya berkutat pada aktivitas jual beli aset digital, tetapi mulai mengarah pada pemanfaatan teknologi blockchain untuk kebutuhan keuangan riil seperti stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA), hingga instrumen pembiayaan digital berbasis kripto.

Perubahan arah tersebut mencerminkan pergeseran tren global industri aset digital yang mulai menempatkan blockchain sebagai infrastruktur keuangan baru, bukan sekadar sarana investasi spekulatif.

Dalam forum industri kripto yang akan digelar di Jakarta pada 8 Juni 2026, isu stablecoin dan tokenisasi aset diperkirakan menjadi pembahasan utama di tengah meningkatnya perhatian terhadap penggunaan aset digital dalam sistem keuangan modern.

Stablecoin misalnya, kini mulai dipandang sebagai salah satu instrumen potensial untuk mendukung transaksi digital yang lebih cepat dan efisien karena nilainya dipatok terhadap aset stabil seperti dolar AS atau mata uang fiat lainnya.

Di sisi lain, tokenisasi aset mulai dilirik karena memungkinkan aset fisik seperti properti, emas, hingga surat berharga diubah menjadi token digital berbasis blockchain yang dapat diperdagangkan secara lebih fleksibel dan transparan.

Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani di CFX Crypto Conference 2026 mengatakan, perkembangan industri saat ini menunjukkan bahwa ekosistem kripto mulai bergerak melampaui aktivitas perdagangan.

“Pada penyelenggaraan tahun ini, kami fokus pada penguatan pilar kepercayaan (trust) sebagai kunci utama kedewasaan dan inovasi ekosistem. Kami percaya bahwa untuk mendorong skalabilitas industri, seluruh pihak harus bergerak dalam sinergi yang sama,” kata Subani di Jakarta.

Menurut dia, salah satu tantangan terbesar industri aset digital saat ini adalah membangun kepercayaan publik sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi blockchain dalam kehidupan nyata.

“Oleh karena itu, salah satu fokus utamanya adalah mendorong perkembangan dan perluasan use case aset kripto di luar aktivitas perdagangan,” lanjutnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore