Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Juni 2025 | 02.05 WIB

6 Kuliner Rumahan Khas Sumenep yang Wajib Dicoba, Rasanya Bikin Kangen Kampung!

Seporsi Kaldu Kokot, kuliner khas Sumenep. (Istimewa) - Image

Seporsi Kaldu Kokot, kuliner khas Sumenep. (Istimewa)

JawaPos.com - Sumenep bukan cuma kaya akan sejarah dan destinasi wisata alam, tapi juga menyimpan harta karun rasa dari dapur-dapur rumahan yang melegenda. Dari aroma kuah hangat yang menyelimuti pagi hari hingga rasa pedas-gurih yang bikin ketagihan, inilah 6 kuliner rumahan khas Sumenep yang layak masuk bucket list kamu saat berkunjung ke ujung timur Pulau Madura!

1. Kaldu Kokot – Gurihnya Tak Tergantikan

Kaldu kokot bukan sembarang sup. Menu satu ini diracik dari kikil sapi (dalam bahasa Madura: kokot), dipadukan dengan kacang hijau, singkong rebus, dan kuah gurih penuh rempah. Cita rasanya begitu dalam—ada rasa manis, asin, dan tekstur legit dari kikil yang dimasak lama.

Warung legendarisnya bisa kamu temukan di Jalan Dr. Wahidin, dikelola oleh keluarga Ibu Adnan yang sudah turun-temurun menyajikan kaldu kokot sejak era 60-an. Makan sepiring kaldu ini dijamin bikin kamu merasa seperti pulang ke rumah nenek.

2. Campor Sumenep – Lontong Bumbu Petis yang Nendang

Jangan bayangkan lontong biasa. Campor di Sumenep punya sensasi rasa yang khas banget—lontong disiram kuah santan, bumbu kacang, dan petis yang pekat. Biasanya ditambah potongan daging sapi atau tulang muda, lalu ditaburi bawang goreng dan sambal.

Rasanya? Pedas, manis, gurih, dan sedikit asam. Campor ini pernah diangkat ke panggung besar lewat Festival 10.000 Piring Campor—itu tandanya kuliner ini sudah jadi identitas kota!

3. Soto Sabreng – Soto dengan Sentuhan Kacang

Satu lagi soto khas Sumenep yang bikin penasaran. Soto sabreng adalah kombinasi unik antara soto babat dan bumbu kacang. Saat kuah kaldu bertemu gurihnya bumbu kacang, muncullah rasa yang kaya dan berlapis. Cocok banget disantap saat cuaca mendung atau untuk sarapan yang hangat.

4. Soto Campur – Ketika Soto dan Rujak Jatuh Cinta

Namanya aneh, rasanya unik! Soto campur merupakan paduan soto dengan rujak petis, lengkap dengan irisan lontong, tauge, dan sayur rebus. Kuah santan yang pedas gurih menyatu dengan aroma petis dan kacang, menciptakan rasa “selingkuh” antara dua menu klasik.

Kalau kamu suka sesuatu yang anti mainstream dan penuh kejutan, wajib coba soto campur ini.

5. Rujak Selingkuh – Rujak dan Soto dalam Satu Mangkok

Bayangkan rujak dengan kuah panas soto babat. Itulah Rujak Selingkuh—sebuah kolaborasi gila tapi nikmat. Rasanya? Segar, pedas, asin, dan hangat, semuanya bercampur di satu suapan. Dinamakan “selingkuh” karena rasanya seperti dua menu beda dunia yang dipertemukan secara tak lazim.

Warung populer yang menyajikan ini bisa ditemukan di kawasan Pajagalan, di Jalan Dr. Wahidin.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore