
Ilustrasi buka puasa. (freepik)
JawaPos.com - Sahur dan berbuka puasa sering jadi momen “balas dendam” setelah seharian menahan lapar dan haus.
Tapi tanpa sadar, kamu mungkin memilih makanan yang terasa enak dan mengenyangkan, tapi justru bikin cepat lapar lagi, perut tidak nyaman, atau berat badan naik drastis selama Ramadhan.
Padahal, apa yang kamu konsumsi saat sahur dan berbuka sangat memengaruhi energi, konsentrasi, hingga kondisi pencernaan sepanjang hari.
Supaya puasa tetap lancar dan tubuh tetap fit, berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya kamu batasi atau hindari.
Baca Juga:BPOM Temukan Penjual Makanan Buka Puasa Pakai Bahan Berbahaya, Salah Satunya Mi Kuning Berformalin
Gorengan memang jadi menu favorit saat berbuka. Namun makanan tinggi lemak jenuh ini bisa memperlambat proses pencernaan dan memicu rasa begah.
Jika dikonsumsi berlebihan, gorengan juga meningkatkan asupan kalori secara signifikan, yang bisa membuat berat badan naik selama Ramadhan.
Kamu boleh saja menikmati gorengan sesekali, tapi sebaiknya tidak dijadikan menu utama setiap hari.
Es sirup, kolak, atau minuman kekinian dengan gula tinggi memang menggoda. Tapi lonjakan gula darah setelah berbuka bisa membuat kamu cepat lemas dan mengantuk.
Selain itu, gula berlebihan juga berisiko menyebabkan kenaikan berat badan dan membuat kamu lebih cepat lapar keesokan harinya. Cobalah pilih manis alami dari buah atau kurma dalam jumlah wajar.
Makanan asin seperti mie instan, makanan olahan, atau lauk yang terlalu gurih sebaiknya dihindari saat sahur.
Kandungan natrium yang tinggi bisa membuat kamu lebih cepat haus di siang hari. Akibatnya, puasa terasa lebih berat karena tubuh kekurangan cairan lebih cepat dari biasanya.
Bagi kamu yang pencinta pedas, menu ini memang sulit dilewatkan. Namun makanan pedas saat sahur atau berbuka bisa memicu iritasi lambung, nyeri perut, hingga diare, terutama jika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong.
Jika ingin tetap makan pedas, pastikan porsinya tidak berlebihan dan dikombinasikan dengan makanan lain yang lebih ramah untuk pencernaan.
Kopi dan teh memang membantu mengusir kantuk, terutama setelah sahur. Namun konsumsi kafein berlebihan bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil dan membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022