
Ilustrasi perubahan kulit kusam jika dirawat dengan baik.
JawaPos.com - Saat melihat perempuan dengan kulit segar merona dan bercahaya tentu membuat hati bertanya bagaimana cara mendapatkannya. Sebab kulit wajah yang kusam dan gelap membuat penampilan kurang sempurna. Hal itu juga menimbulkan rasa kurang percaya diri.
Dalam ajang Wardah Days 2018, di Gandaria City, Minggu (8/10), dr. Andina Bulan Sari Sp. KK memaparkan tiga hal penyebab kulit wajah kusam. Tentu faktor eksternal paling banyak menyebabkan kulit wajah kusam.
"Macam-macam ya faktor dari luar. Dari mulai paparan sinar matahari, polusi, stres, dan kurangnya perawatan skin care pada kulit," katanya.
Maka dr. Andina juga memberikan solusi untuk mengatasi tiga masalah penyebab kulit kusam tersebut. Apa saja?
1. Sel Kulit Mati
Wajah terlihat kusam juga bisa disebabkan karena terjadinya penumpukan sel-sel kulit mati. Maka kulit terlihat tak cerah. Kulit melakukan regenerasi setiap jangka waktu tertentu. Untuk usia dewasa, kulit melakukan regenerasi sel setiap 28 hari sekali. Sebelum mencapai siklus regenerasi ini, sel kulit yang mati akan terkumpul pada permukaan kulit dan membuat tampilan kulit wajah menjadi kusam.
Solusinya, penggunaan skin care yang bersifat eksfoliasi (pengelupasan kulit), bisa membantu kulit tampak lebih cerah. Misalnya dalam penggunaan facial wash jenis scrub. Namun cukup 2x seminggu agar tak membuat wajah menjadi iritasi.
2. Tak Lembab
Kondisi kelembaban kulit yang kurang bisa membuat wajah nampak kusam. Sehingga terjadi celah di antara sel kulit. Maka kulit terlihat kering dan pecah-pecah.
Selain itu, kurangnya hidrasi pada kulit juga mempengaruhi kelembaban. Sebagai organ terbesar manusia, kulit membutuhkan asupan nutrisi untuk menjaga kesehatan dan penampilannya. Selain memerlukan nutrisi dan vitamin, kulit juga memerlukan asupan air putih yang cukup.
Solusinya, menggunakan pelembab (moisturizer) bisa mengatasi kulit yang kering. Pelembab atau moisturizer wajah biasanya terdiri dari berbagai macam mineral dan juga vitamin serta campuran dari air yang dapat membantu melembabkan wajah.
3. Polusi dan Sinar UV
Polusi dan sinar UV A dan B bisa mengganggu enzim melanin atau pigmen yang ada di dalam kulit. Sehingga membuat kulit wajah lebih gelap. Saat paparan sinar UV atau inflamasi menghampiri kulit, maka melanin akan langsung terstimulasi untuk menghasilkan hormon yang mengaktivasi enzim tyrosinase. Lalu, setelah enzim tersebut aktif, maka terjadi warna pigmentasi kulit mulai dari kemerahan, cokelat, hingga hitam.
Solusinya, tentu saja penggunaan tabir surya (sunblock) adalah yang paling baik dan wajib dilakukan. Sunblock minimal mengandung SPF 15 dan 30 akan mampu menangkal dan melindungi kulit dari paparan sinar UV dan polusi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
