
STEP-BY-STEP: Memberikan pengertian kepada anak lewat contoh atau permainan bisa membantu anak memahami konsep perpisahan. (ILUSTRASI. Diperagakan oleh Cliff Amstrong dan Elis Setyowati - Dite Surendra/Jawa Pos)
Tiap kali ayah atau bunda berangkat kerja, si kecil selalu menangis. Atau, ditinggal bunda ke toilet sebentar saja, eh si adik merengek pengin ikut. Nah, jangan-jangan, anak mengalami separation anxiety.
---
APA itu separation anxiety? Separation anxiety adalah sebuah perasaan takut atau cemas saat ditinggalkan seseorang. Menurut Agustina Twinky Indrawati, separation anxiety tidak hanya diidap anak-anak. Orang dewasa pun bisa.
Lantas, apa kondisi itu normal dialami anak-anak? Twinky mengatakan, hal tersebut normal. Anak sudah merasa nyaman dengan seseorang, kemudian takut ditinggal dan tidak bertemu lagi. Bisa saja, separation anxiety anak tidak hanya dengan orang tua. ”Kepada mbak asisten rumah tangga bisa juga. Karena mungkin sudah saking dekatnya. Sama nenek atau kakek juga,” jelasnya.
Anak dapat merasakan emosinya sejak bayi. Siapa yang ada di dekatnya, siapa yang menggendong, hingga siapa yang menyapanya. Dalam anxiety ini, orang tua butuh waktu untuk membuat anak lebih berani.
Ada trik dari Twinky buat para orang tua yang patut dicoba, yakni mengajak anak bermain petak umpet. Terdengar sederhana, tapi berdampak sekali bagi anak. Petak umpet mengajari anak untuk tidak masalah lho orang tua pergi sebentar. ”Bilang ke anak, tuh kan mama atau ayah ada di samping adik lagi. Ketemu sama mama atau ayah lagi kan? Jadi nggak perlu takut,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Twinky, parents bisa melatih anak dengan membuat komitmen. Misalnya, mama ingin pergi sebentar ke pasar. Yakinkan anak bahwa mama betul-betul sebentar. Konsekuensinya, mama harus sebentar saja. Tidak boleh lama. Supaya apa? Supaya anak percaya.
Anxiety ini dapat membaik dengan sendirinya ketika usia anak bertambah. Namun, tetap bunda atau ayah perlu bersabar dan proses. Parents bisa juga memperkenalkan anak pada anggota keluarga atau orang lain. Perlahan dan sabar itu menjadi kunci.
Ada satu hal yang perlu dipahami mom and dad juga. Saat anak rewel, belum tentu mengalami separation anxiety. Pastikan kondisi anak dalam keadaan baik. Hindari memukul atau berkata bohong ketika anak rewel ya, parents.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
