
OPEN-MINDED: Sampaikan kritik dengan santun, pada saat yang tepat, dan tidak berkesan menjatuhkan. Ketika menerima kritik, hadapi dengan tenang dan kelola emosi untuk menjadikannya masukan agar lebih baik. (ILUSTRASI DIPEAGAKAN MODEL OLIVIA S-ASTI LUKITA
Menerima kritik, bagi sebagian orang, terkadang dirasakan sebagai hal yang menyakitkan sampai terbawa perasaan (baper). Di sisi lain, orang begitu mudah mengkritik orang lain tanpa mempertimbangkan etika. Sebenarnya, ada cara asyik dalam mengkritik dan merespons kritik.
---
SECARA umum, kritik bisa diartikan sebagai suatu pendapat yang dikemukakan karena ada yang dirasa kurang oleh pemberi kritik. Misalnya, kurang ramah, kurang etis, dan kurang murah. Jadi, kritik itu sebenarnya hanyalah pendapat orang tentang sesuatu yang ’’terdengar negatif’’. Namun, kalau mindset kita terbiasa terbuka untuk masukan apa pun, kritik mungkin malah jadi sesuatu yang kita tunggu. Kritik bisa menjadi feedback atau kendaraan untuk lebih baik. Bahkan jadi evaluasi gratis.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
