Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Desember 2023 | 23.45 WIB

Dampak Lingkungan Pesta Kembang Api yang Sering Dirayakan Saat Momen Malam Tahun Baru

Ilustrasi Kembang Api. (Pixabay) - Image

Ilustrasi Kembang Api. (Pixabay)

JawaPos.com – Kembang api mulanya berawal dari bubuk mesiu di masyarakat Tiongkok Kuno.

Mereka meyakini ledakan bubuk mesiu dapat mengusir roh jahat. Dalam perkembangannya bubuk mesiu dengan daya ledak rendah digunakan dalam perayaan-perayaan, seperti pernikahan, kemenangan perang, dan sebagainya.

Para ilmuwan pun bereksperimen untuk keamanan dengan membungkus ke dalam tunas bambu dan mengujinya dengan melempar ke dalam api.

Eksperimen ini menciptakan kembang api dan menjadikan model-model kembang api dari masa ke masa.

Pembungkus yang mulanya dari tunas bambu pun diganti dengan tabung kertas bersumbu berbahan tisu.

Tradisi pesta kembang api di Indonesia dibawa oleh orang-orang Tiongkok. Budaya tersebut pun diadaptasi oleh masyarakat Betawi yang digunakan bukan sekadar untuk mengusir roh jahat, melainkan juga alat komunikasi antar kampung.

Sebagai alat komunikasi digunakan sebagai undangan pernikahan, khitan, maulid nabi, dan sebagainya.

Semakin banyak petasan yang dibunyikan semakin tinggi pula status sosial sang penyelenggara hajatan.

Saat masa pendudukan Belanda, petasan dan kembang api banyak dijual di wilayah Glodog, Senen, Tanah Abang, dan Jatinegara.

Saat itu, penjualan petasan atau kembang api meningkat saat mendekati perayaan ulang tahun Ratu Belanda Wilhelmina pada 31 Agustus.

Pada era saat ini, kembang api juga digunakan untuk memeriahkan berbagai acara, termasuk perayaan pergantian tahun.

Sayangnya, dibalik kemeriahan kembang api juga memberikan dampak negatif kepada lingkungan.

Warna-warna yang dikeluarkan dari kembang api berasal dari hasil reaksi fisika dan kimiawi.

Warna tersebut terbuat dari garam logam padat serta bahan-bahan peledak yang akan menghasilkan warna saat dipanaskan dengan suhu tertentu.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore