
Ciri-ciri anak introvert salah satunya adalah asyik bermain sendiri (Pixabay)
JawaPos.com – Tahukah bunda? Kalau si kecil ternyata sudah bisa mengungkapkan kepribadiannya sejak ia balita, bahkan saat berusia empat bulan.
Ya, di usia tersebut bunda akan mengerti apakah dia termasuk orang yang introvert atau ekstrovert.
Melansir dari laman Psychology Today, (5/2), Dr. Marti Olsen Laney dalam The Hidden Gift of the Introverted Child menyebutkan bahwa temperamen itu telah terprogram.
Ini berarti meskipun seorang anak bisa tumbuh dan berubah seiring berjalannya waktu, kita tetap bisa mengetahui apakah dia terlahir sebagai introvert atau ekstrovert.
Kepribadian introversi bersifat genetik, sehingga introvert akan tetap introvert seumur hidup. Bahkan pada kenyataannya orang akan cenderung menjadi lebih introvert seiring bertambahnya usia.
Dr. Martin juga menjelaskan beberapa tanda jika bayi atau balita kita termasuk dalam orang berkepribadian introvert, berikut tanda-tanda yang bisa kita ketahui.
Menurut penelitian Psikolog Harvard Jerome Kagan dan Nancy Snidman, bayi yang sangat reaktif terhadap rangsangan asing atau suasana yang bising cenderung tumbuh menjadi orang yang pemalu, penakut, atau tertutup.
Dibandingkan dengan ekstrovert, seorang introvert akan lebih mudah terkuras energinya terhadap rangsangan.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Archives of Disease in Childhood - Fetal & Neonatal Edition, disebutkan bahwa bayi yang lahir dengan berat badan rendah atau prematur lebih cenderung menjadi seorang yang introvert.
Jika balita Anda menghindari kontak mata dan menjadi pendiam saat bertemu orang baru, maka Ia sudah memiliki ciri introvert.
Secara alami, introvert cenderung membutuhkan waktu untuk melakukan pemanasan dengan orang baru, tidak terkecuali anak Anda. Namun, jika sang anak berada di rumah maka Ia akan merasa nyaman dan biasa, Ia bahkan tidak ragu untuk bercerita kepada Anda atau bersikap konyol.
Seorang introvert memiliki imajinasi yang kuat dan tinggi. Jika balita Anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain dengan mainan tertentu sendirian, dia mungkin adalah seorang introvert.
Anak introvert akan menghabiskan waktu di kamar tidurnya dengan pintu tertutup, melakukan aktivitas menyendiri seperti membaca, menggambar, atau bermain game komputer.
Introvert akan mudah lelah saat setelah bersosialisasi dan mereka biasanya membutuhkan waktu senggang untuk mengisi ulang energinya.
Coba perhatikan bagaimana reaksi mereka saat bermain dengan teman-temannya. Apakah mereka tampak lelah, rewel, atau kewalahan setelah bermain, meskipun mereka sedang bersenang-senang?

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
