
Ilustrasi Ibu memberi asupan MPASI untuk bayi. (Freepik)
Jawapos.com – MPASI adalah singkatan dari 'Makanan Pendamping ASI' yang berarti makanan pelengkap ASI untuk bayi.
Saat memasukkan ikan ke dalam menu makanan anak sebagai bagian dari makanan pelengkap, penting untuk memilih ikan yang rendah merkuri dan umumnya aman untuk anak-anak.
Jenis ikan tertentu seperti salmon, tuna, dan kakap mengandung banyak nutrisi, antara lain asam lemak omega-3, protein, dan vitamin D yang penting untuk tumbuh kembang bayi.
Berbagai jenis MPASI harus mengandung semua nutrisi, termasuk karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Salah satu sumber protein yang bisa diberikan kepada bayi kita adalah ikan.
Dilansir Jawapos.com dari komira.co.id Senin (18/3), Berikut ini beberapa jenis ikan yang bergizi tinggi dan bisa dijadikan menu MPASI anak-anak, yaitu :
1. Ikan Salmon
Ikan jenis ini populer di kalangan ibu-ibu yang memberikan diet MPASI. Memang benar adanya kandungan omega-3 pada ikan salmon. Satu porsi menu MPASI Salmon memenuhi hampir 80% kebutuhan protein bayi.
2. Ikan Kakap
Ikan kakap juga bisa menjadi salah satu menu MPASI. Ikan ini bisa diolah dengan cara dikukus atau langsung dicampurkan ke dalam bubur beras merah yang sudah disaring.
Selain mengandung tinggi protein, jenis ikan ini memiliki duri halus dan juga dagingnya yang tebal.
3. Ikan Tuna
Sumber omega-3 dan protein. Pilih ikan tuna yang rendah merkuri, seperti tuna cakalang untuk menghindari dampak negatif merkuri terhadap tumbuh kembang bayi. Omega-3 pada tuna juga berperan dalam perkembangan otak bayi Anda.
4. Ikan Kembung
Ikan ini tergolong ikan dengan harga terjangkau dibandingkan ikan kakap dan salmon. Pasalnya, ikan kembung juga kaya akan DHA, asam lemak omega-3 yang baik untuk tumbuh kembang otak bayi.
Bahkan kandungan Omega-3 pada ikan tenggiri jauh lebih tinggi dibandingkan ikan salmon yang mencapai 2,6 gram per 1 ons nya, sedangkan ikan salmon hanya 1,6 gram.
5. Ikan Sarden
Sarden kaya akan nutrisi seperti asam lemak omega-3 dan kalsium. Pilih ikan sarden tanpa tulang dan tanpa kulit untuk bayi.
Saat memasuki usia 6 bulan, bayi akan memulai tahap baru dalam hal makan. Pada tahap ini, bayi menerima makanan yang lebih padat dari susu. Ini membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang terus meningkat.
Air Susu Ibu (ASI) dapat memberikan energi bagi bayi, namun bayi juga membutuhkan nutrisi lain pada tahap ini. Suplemen ASI (MPASI), seperti susu dewasa sebaiknya diberikan dengan makanan bervariasi dan bertekstur halus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022