Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 April 2024 | 23.10 WIB

9 Perilaku yang Wajib Ditinggalkan jika Anda Ingin Menjadi Suami yang Lebih Baik

Ilustrasi pasangan suami istri bahagia karena suami selalu bertanggung jawab dan memahami kebutuhan istri. - Image

Ilustrasi pasangan suami istri bahagia karena suami selalu bertanggung jawab dan memahami kebutuhan istri.

JawaPos.com – Dalam sebuah pernikahan dibutuhkan peran suami sebagai kepala rumah tangga untuk membimbing, mendidik, dan mengarahkan istri dan anak ke jalan yang baik dan bermanfaat. Namun, menjadi suami yang baik agar mampu menjadi kepala rumah tangga yang patut diteladani juga sangatlah susah. Bahkan di era sekarang susah sekali menemukan suami yang bisa memperbaiki diri agar bisa lebih baik dari hari ini.

Artinya dalam hubungan pernikahan tidak ada yang sudah sempurna. Baik istri atau suami tetap harus belajar agar mampu mengenali mana yang salah dan mana yang harus diperbaiki.

Suami diharapkan menjadi yang lebih baik karena pemimpin dalam rumah tangga. Ibaratnya kunci bahagia dan selamat tidaknya pernikahan dilihat dari suaminya.

Dilansir dari laman Hackspirit, terdapat beberapa perilaku yang harus ditinggalkan agar menjadi suami yang lebih baik, di antaranya:

1. Mengabaikan komunikasi

Komunikasi adalah kunci utama dalam sebuah hubungan. Tidak sedikit orang yang gagal pernikahan karena komunikasi yang tidak sehat. Suami yang hebat adalah dia yang mengetahui dan memahami pentingnya komunikasi.

Bahkan saat ada masalah, dia lebih memilih untuk menyembunyikan karena dia ingin menghindari kebencian atau perselisihan. Pasalnya hal ini akan lebih berbahaya karena seiring berjalannya waktu emosi dalam diri akan bergejolak keluar.

2. Menganggap remeh pasangan Anda

Dalam kunci berhasilnya dalam hubungan pernikahan, pasangan suami istri tidak boleh menganggap remeh pasangan. Termasuk pihak suami karena dia yang menjadi kepala rumah tangga.

Banyak suami yang menyesal pada saat pasca perpisahan karena selama pernikahan dia selalu meremehkan istrinya. Oleh sebab itu, untuk menjadi lebih baik Anda bisa mulai mengucapkan terima kasih.

3. Menghindari tanggung jawab

Tidak hanya soal pernikahan, namun pekerjaan rumah, mengasuh anak atau dukungan emosional tentu sangat dibutuhkan rasa tanggung jawab. Untuk menjadi suami yang lebih baik mulailah untuk selalu berkomitmen dalam bertanggung jawab keluarga.

Justru saat menghindari dan melalaikan tugas dapat membuat pasangan Anda merasa kewalahan dan diremehkan.

4. Tidak mendengarkan secara aktif

Menjadi suami yang baik tidak harus selalu berkaitan dengan finansial namun tentang menjadi pendengar yang aktif. Mendengarkan disini artinya memahami bukan untuk membalas.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore