Ilustrasi anak perempuan pertama bersama saudaranya. (Freepik)
JawaPos.com – Apakah kamu anak perempuan pertama dalam keluarga? Pernahkah kamu merasa terbebani oleh ekspektasi tinggi, rasa tanggung jawab yang berlebihan, dan kesulitan untuk mengatakan ‘tidak’?
Jika iya, kamu tidak sendirian. Fenomena ini dikenal sebagai ‘eldest daughter syndrome’, sebuah kondisi psikologis yang kerap dialami oleh anak perempuan pertama dalam keluarga.
Eldest daughter syndrome menggambarkan serangkaian ciri kepribadian dan tantangan emosional yang sering muncul akibat dinamika unik dalam keluarga.
Anak perempuan pertama sering kali diharapkan menjadi teladan bagi adik-adiknya, bertanggung jawab atas kesejahteraan keluarga, dan memenuhi berbagai ekspektasi dari orang tua dan lingkungan sekitarnya.
Ekspektasi tinggi ini membentuk mereka menjadi pribadi mandiri, ambisius, dan berdedikasi. Namun, beban tersebut juga bisa memicu kecemasan, rasa bersalah, dan kesulitan menetapkan batasan. Mereka cenderung perfeksionis, merasa perlu mengontrol segalanya, dan sering mengorbankan diri demi orang lain.
Dilansir dari laman, Today.com, Senin (12/8), Jawa Pos akan membahas lebih lanjut tentang delapan ciri kepribadian yang sering dikaitkan dengan anak perempuan pertama yang mengalami eldest daughter syndrome.
8 Ciri Kepribadian Anak Perempuan Pertama: Antara Tanggung Jawab dan ‘Eldest Daughter Syndrome’
1. Si Overachiever Ambisius dan Berorientasi pada Tujuan
Kamu memiliki dorongan internal yang kuat untuk berprestasi dan selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam segala hal. Kamu menetapkan standar tinggi untuk diri sendiri dan sering kali merasa perlu membuktikan kemampuanmu.
Tidak mengherankan jika kamu cemerlang dalam bidang akademik, karier, atau bidang lainnya yang menuntut kesuksesan dan performa tinggi, terbukti dari pencapaianmu yang luar biasa.
2. Cenderung Khawatir dan Anxiety
Beban tanggung jawab dan ekspektasi tinggi bisa membuatmu rentan terhadap kecemasan berlebihan (anxiety) dan overthinking. Kamu mungkin sering merasa khawatir tentang masa depan, kesehatan orang yang kamu cintai, atau takut mengecewakan orang lain.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
