Ilustrasi seseorang tiba-tiba timbul jerawat saat jatuh cinta. (Freepik)
JawaPos.com – Jatuh cinta adalah pengalaman yang indah, penuh dengan luapan emosi dan kebahagiaan. Namun, di tengah gejolak asmara, pernahkah Anda memperhatikan kemunculan jerawat yang tak diinginkan?
Apakah ini hanya kebetulan atau ada hubungan ilmiah antara cinta dan jerawat? Dalam artikel ini, Jawa Pos akan menggali lebih dalam tentang fenomena ‘jerawat cinta’ ini.
Berikut adalah penjelasan lengkapnya menurut sains soal hubungan antara jatuh cinta dan jerawat yang telah Jawa Pos kutip dari laman gcelt.org, Kamis (26/9)
Jerawat karena Jatuh Cinta: Mitos atau Fakta?
Jerawat cinta atau yang dalam istilah medis disebut sebagai stress-induced breakouts sebenarnya bukanlah sekadar mitos belaka. Beberapa penelitian ilmiah telah menunjukkan adanya hubungan antara stres emosional, termasuk yang disebabkan oleh jatuh cinta, dengan peningkatan produksi hormon kortisol.
Hormon kortisol ini diketahui dapat memicu peningkatan produksi minyak pada kulit, yang pada gilirannya dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan timbulnya jerawat. Selain itu, stres juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi bakteri penyebab jerawat.
Bagaimana Jatuh Cinta Cinta Memengaruhi Jerawat?
Ketika kita jatuh cinta, tubuh kita mengalami serangkaian perubahan hormonal yang kompleks. Selain peningkatan kortisol, hormon lain seperti adrenalin dan testosteron juga ikut berperan.
Adrenalin dapat meningkatkan produksi keringat, yang jika tidak dibersihkan dengan baik dapat menyumbat pori-pori. Sementara itu, testosteron dapat merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak sebum.
Selain faktor hormonal, perubahan gaya hidup yang seringkali menyertai masa-masa jatuh cinta juga dapat berkontribusi pada timbulnya jerawat. Misalnya, kurang tidur, pola makan yang tidak sehat, atau kebiasaan menyentuh wajah secara berlebihan dapat memperburuk kondisi kulit.
Penelitian Ilmiah Terbaru tentang Jerawat dan Stres
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Dermatology pada tahun 2023 menemukan bahwa stres psikologis dapat memperburuk gejala jerawat pada orang dewasa.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
