
Ilustrasi adu argumen. (pexels.com)
JawaPos.com - Berargumen adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, baik itu di rumah, di tempat kerja, atau di antara teman-teman.
Namun, memenangkan argumen bukan hanya tentang memiliki fakta yang benar, melainkan bagaimana kamu menyampaikannya.
Ada beberapa trik yang bisa membantu kamu meningkatkan peluang untuk menang dalam adu argumen atau berdebat soal apa pun.
Dilansir dari laman Fast Company pada Minggu (13/10) yuk, kita bahas satu per satu!
Dalam argumen, sering kali kita terlalu fokus pada fakta dan lupa bahwa lawan bicara kita adalah manusia dengan perasaan. Orang cenderung lebih mudah dipengaruhi oleh emosi dibandingkan logika. Jadi, ketika berargumen, pastikan kamu menyentuh aspek emosional.
Misalnya, daripada hanya membeberkan data dan statistik, coba sampaikan bagaimana situasi tersebut dapat memengaruhi perasaan mereka. Ini membuat argumenmu terasa lebih relevan dan menyentuh hati mereka.
Jika lawan argumen kamu merasa bahwa kamu peduli terhadap perasaannya, mereka akan lebih cenderung untuk mendengarkan pendapatmu dan mungkin mempertimbangkan sudut pandang kamu.
Trik kedua adalah dengan bermain taktik, baik terhadap argumen (bola) maupun orangnya. Kadang-kadang, memenangkan argumen bukan hanya soal membuktikan argumenmu benar, tetapi juga mengatasi karakter atau kepribadian lawan bicara kamu.
Jika lawan bicaramu keras kepala atau emosional, pendekatan yang sabar dan tenang bisa menjadi senjata ampuh.
Ingat, tidak semua orang bereaksi sama dalam argumen. Ada yang suka argumen berbasis logika, ada yang lebih dipengaruhi emosi. Kenali kepribadian lawan bicara kamu, dan sesuaikan gaya kamu.
Humor adalah salah satu alat paling kuat dalam argumen. Ketika kamu membuat lawan bicara tertawa, itu akan meredakan ketegangan dan membuat situasi lebih santai.
Orang cenderung lebih terbuka terhadap ide dan argumen ketika mereka merasa rileks. Namun, pastikan bahwa humor yang kamu gunakan tidak bersifat ofensif atau merendahkan.
Sebaiknya gunakan humor yang cerdas dan relevan dengan topik yang dibicarakan. Misalnya, lemparkan candaan ringan di tengah argumen yang panas untuk mencairkan suasana.
Trik ini diambil dari prinsip olahraga judo, yaitu menggunakan kekuatan lawan untuk melawan mereka. Dalam argumen, kamu bisa menggunakan pernyataan atau posisi lawan untuk mendukung sudut pandangmu.
Misalnya, jika lawan bicaramu mengajukan argumen yang tampaknya kontradiktif, kamu bisa mengakui beberapa aspek dari argumen mereka, tetapi tetap memutar situasi untuk mendukung posisi kamu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
