Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Oktober 2024 | 20.40 WIB

Orang yang Menonaktifkan Media Sosialnya Selama Beberapa Bulan, Biasanya Memiliki 7 Tanda Ini

Ilustrasi orang yang menonaktifkan media sosialnya. - Image

Ilustrasi orang yang menonaktifkan media sosialnya.

JawaPos.com - Media sosial memiliki berbagai manfaat yang dapat kita rasakan seperti untuk dunia hiburan, bisnis, menelusuri berbagai informasi, dan tetap terhubung dengan orang tersayang.

Tapi segala hal yang dilakukan secara berlebihan meskipun itu baik, akan memberikan dampak negatif bagi diri sendiri, sehingga kehilangan jati diri yang sebenarnya. Seperti halnya dalam penggunaan media sosial secara berlebihan.

Oleh karena itu, ketika kita lelah melihat pencapaian orang lain yang diunggah di media sosial dan terus mencari validasi, maka perlu bagi kita untuk rehat sejenak.

Melansir dari laman Ge Editing pada (14/10) orang yang perlu menonaktifkan media sosialnya selama beberapa bulan, biasanya memiliki 7 tanda ini :

1. Keinginan untuk Mengendalikan

Media sosial menawarkan platform untuk terhubung dan berekspresi, terkadang terasa seperti pusaran informasi, opini, dan penilaian. Bagi sebagian orang, gagasan untuk selalu terhubung, selalu siap sedia, dan terbuka terhadap pengawasan mungkin terasa akan mengganggu.

Di sinilah muncul keinginan untuk mengontrol. Orang yang sering menonaktifkan profil media sosialnya selama beberapa bulan adalah mereka yang ingin mengontrol dan memutuskan waktu dan cara untuk berinteraksi dengan dunia.

2. Mendambakan Interaksi dalam Kehidupan Nyata

Nuansa halaman-halaman buku, aroma kopi yang baru diseduh saat ngobrol dengan teman, serta suara tawa saat bercanda, adalah hal yang sangat dihargai oleh seseorang yang menonaktifkan media sosialnya.

Ia percaya bahwa meskipun media sosial dapat menawarkan konektivitas, terkadang media sosial kurang memiliki kedalaman dan kehangatan dalam interaksi tatap muka.

3. Sensitivitas Terhadap Rangsangan Berlebihan

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Datareportal, rata-rata pengguna menghabiskan sekitar 2,5 jam di media sosial setiap hari. Bagi sebagian orang, rentetan data ini dapat menyebabkan rangsangan berlebihan.

Arus informasi yang tiada henti dapat menimbulkan stres, kecemasan, bahkan ketidaknyamanan fisik. Sensitivitas terhadap rangsangan berlebihan ini sering kali mendorong individu untuk menonaktifkan profil media sosialnya secara berkala.

4. Perlunya Refleksi Diri

Di dunia yang selalu 'aktif', kita terus-menerus dibombardir dengan informasi, opini, dan tuntutan. Hingga untuk menemukan momen tenang untuk introspeksi diri bisa menjadi sebuah tantangan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore