
Kapten JKT48 Freya Jayawardana. (Instagram Freya)
JawaPos.com - Kapten JKT48 Freya Jayawardana akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan polisi terkait kasus penyalahgunaan teknologi AI. Pemeriksaan berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (22/5).
Seperti diberitakan sebelumnya, Freya sebelumnya melaporkan kasus tersebut pada 5 Februari 2026. Pemeriksaan perdana sejatinya dijadwalkan pada 12 Maret.
Namun agenda itu sempat tertunda karena berbagai kesibukan. Baru kali ini Freya dan manajemen JKT48 bisa memenuhi panggilan pemeriksaan.
Dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Freya mengungkap kasus ini tidak hanya menimpa dirinya. Ada member JKT48 lain yang juga menjadi korban.
Kemarin kamu memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai pelapor atau saksi dalam kasus ini. Bisa dijelaskan bagaimana jalannya pemeriksaan?
Kemarin aku dan manajemen memenuhi panggilan sebagai pelapor untuk kasus yang sempat aku laporkan tentang penyalahgunaan AI. Alhamdulilah pemeriksaan berjalan dengan lancar, sekaligus bisa menjelaskan lebih detail kronologi yang terjadi.
Secara garis besar, apa saja materi pertanyaan yang diajukan Polisi kepada kamu?
Pertanyaan-pertanyaan pemeriksaan kurang lebih tentang penyebarannya seperti apa di media sosial.
Apakah dalam pemeriksaan ini kamu diminta menjelaskan dampak yang dirasakan secara pribadi, baik secara psikologis, reputasi, maupun sebagai member JKT48?
Tentu ada pembahasan tentang dampak kerugian yang dirasakan, terutama untuk aku pribadi dan juga member JKT48 lainnya karena di sini korbannya bukan cuma aku saja yang jadi menjadi sasaran mereka.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
