
Ilustrasi seseorang yang suka mengumbar janji manis dan tak pernah menepatinya.
JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa terjebak dalam pusaran janji manis seseorang yang tak kunjung menjadi kenyataan? Berhadapan dengan individu yang lihai merangkai kata, pandai meyakinkan, namun nihil dalam tindakan nyata?
Fenomena ini sayangnya bukan hal langka. Banyak orang terbiasa mengumbar janji, namun gagal mewujudkannya dalam tindakan.
Jawa Pos akan membahas delapan ciri kepribadian orang yang dikenal suka memberi janji manis tetapi tidak pernah menepatinya. Lantas, apa yang sebenarnya mendasari perilaku tersebut?
Dilansir dari laman Geediting.com, Senin (28/10), berikut adalah delapan ciri kepribadian orang yang sering berjanji namun tidak pernah menepati janjinya tersebut. Simak apa saja!
1. Terlalu Percaya Diri
Orang yang terlalu percaya diri sering kali melebih-lebihkan kemampuan dan sumber daya yang mereka miliki. Mereka dengan mudahnya menjanjikan sesuatu tanpa mempertimbangkan risiko dan tantangan yang mungkin muncul. Akibatnya, janji-janji tersebut hanya menjadi bualan semata.
2. Kurang Tanggung Jawab
Mereka yang kurang bertanggung jawab cenderung lari dari kewajiban. Ketika janji yang mereka buat tak kunjung ditepati, mereka akan mencari alasan dan pembenaran diri, alih-alih mengakui kesalahan dan berusaha memperbaikinya.
3. Si Paling Suka Procrastination atau Perilaku Menunda-nunda
Penundaan adalah musuh utama produktivitas. Orang yang suka menunda pekerjaan akan selalu mengulur waktu hingga batas akhir, bahkan melewatkannya. Kebiasaan buruk ini membuat mereka kesulitan menepati janji, meskipun sebenarnya mereka memiliki niat baik di awal.
4. Punya Perencanaan yang Buruk
Kemampuan perencanaan yang buruk membuat seseorang kesulitan dalam mengorganisir waktu dan sumber daya. Mereka cenderung bertindak impulsif tanpa memikirkan langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan. Alhasil, janji-janji yang mereka buat sering kali terlupakan atau terbengkalai di tengah jalan.
5. Takut Konfrontasi
Beberapa orang menghindari konfrontasi karena takut menyakiti perasaan orang lain atau menimbulkan konflik. Akhirnya, mereka lebih memilih untuk mengiyakan permintaan dan menebar janji, meskipun sebenarnya mereka tidak yakin dapat memenuhinya.
6. Selalu Dibayangi Rasa Ketakutan untuk Gagal

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
