Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Oktober 2024 | 23.59 WIB

Kenali 6 Tanda Pria Tidak Berkomitmen Menikah, Mereka Masih Ingin Bebas

Ilustrasi pria dengan perasaan mendalam pada pasangannya. (Freepik)

JawaPos.com – Pernikahan menjadi salah satu tujuan perempuan yang sedang menjalani hubungan serius dengan pria. Untuk itu, perlu mengetahui apakah pria yang menjalin hubungan dengan Anda benar-benar ingin menikah atau tidak. 

Menikah bukan hanya soal menyatukan hubungan ke jenjang yang lebih resmi tapi juga bicara tentang banyak tanggung jawab di dalamnya. Nah, bagi sebagian pria, mereka ternyata masih enggan menikah karena menghindari tanggung jawab.

Meski hubungan romantis, tapi ada pola perilaku dan sikap yang menunjukkan ketidaksiapan atau ketidakinginan untuk membangun kehidupan bersama dalam rumah tangga. Dikutip dari Hack Spirit pada Kamis (24/10), ada 6 tanda seorang pria tidak akan pernah membangun rumah tangga dan tidak akan memiliki komitmen dalam sebuah hubungan menurut Psikologi.

  1. Tinggal di kota besar dengan banyak pilihan

Seseorang yang tinggal di lingkungan urban dengan banyak opsi pertemanan cenderung sulit berkomitmen. Layaknya berada di pesta prasmanan, mereka selalu merasa memiliki banyak pilihan potensial.

Fenomena ini menciptakan rasa aman namun juga melahirkan ketakutan akan kehilangan kesempatan lain yang lebih baik. Studi dari University of Utah mengungkap bahwa di kota besar, individu cenderung mengejar hubungan jangka pendek tanpa komitmen.

Sebaliknya, di daerah terpencil dengan populasi rendah, orang lebih mudah menetap dengan satu pasangan. Meski memberikan kebebasan, tinggal di tempat dengan banyak pilihan bisa jadi penghambat komitmen jangka panjang.

  1. Menganggap mudah mendapatkan pasangan

Beberapa orang memandang enteng proses mendapatkan pasangan, seolah-olah itu hal yang sangat mudah dilakukan. Sikap ini seringkali berakar dari ketakutan akan komitmen yang lebih dalam.

Mereka cenderung berpindah dari satu hubungan ke hubungan lain tanpa benar-benar terlibat secara emosional. Dengan menganggap pasangan mudah didapat, mereka mempertahankan kontrol atas perasaan dan situasi.

Pendekatan ini tampak percaya diri di permukaan, namun sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan diri. Mereka tidak pernah berisiko kehilangan sesuatu yang benar-benar berharga karena tidak pernah membiarkan diri mereka benar-benar peduli.

  1. Cemas akan ekspektasi dalam hubungan

Salah satu alasan utama seseorang sulit berkomitmen adalah kecemasan mendalam tentang harapan dalam hubungan. Mereka merasa tertekan dengan persepsi bahwa mereka harus menjadi pasangan yang sempurna, suami ideal, atau ayah teladan di masa depan.

Studi tahun 2023 dalam Journal of Scientific Exploration menemukan bahwa banyak lelaki stres karena merasa dituntut menjadi sosok dominan dalam hubungan. Ini mencakup tanggung jawab mengambil keputusan dan merencanakan masa depan bersama.

Bagi sebagian orang, beban ini terasa sangat berat. Pemahaman ini menunjukkan bahwa ketakutan berkomitmen tidak selalu tentang kurangnya perasaan, melainkan tentang rasa takut - takut tidak memenuhi harapan, takut gagal, dan takut tidak cukup baik.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore