Ilustrasi pria dengan perasaan mendalam pada pasangannya. (Freepik)
JawaPos.com – Pernikahan menjadi salah satu tujuan perempuan yang sedang menjalani hubungan serius dengan pria. Untuk itu, perlu mengetahui apakah pria yang menjalin hubungan dengan Anda benar-benar ingin menikah atau tidak.
Menikah bukan hanya soal menyatukan hubungan ke jenjang yang lebih resmi tapi juga bicara tentang banyak tanggung jawab di dalamnya. Nah, bagi sebagian pria, mereka ternyata masih enggan menikah karena menghindari tanggung jawab.
Meski hubungan romantis, tapi ada pola perilaku dan sikap yang menunjukkan ketidaksiapan atau ketidakinginan untuk membangun kehidupan bersama dalam rumah tangga. Dikutip dari Hack Spirit pada Kamis (24/10), ada 6 tanda seorang pria tidak akan pernah membangun rumah tangga dan tidak akan memiliki komitmen dalam sebuah hubungan menurut Psikologi.
Baca Juga: Siap-siap Mapan Jelang Akhir Oktober, 3 Shio Bakal Dapat Rezeki Berlimpah dan Bebas Utang
Seseorang yang tinggal di lingkungan urban dengan banyak opsi pertemanan cenderung sulit berkomitmen. Layaknya berada di pesta prasmanan, mereka selalu merasa memiliki banyak pilihan potensial.
Fenomena ini menciptakan rasa aman namun juga melahirkan ketakutan akan kehilangan kesempatan lain yang lebih baik. Studi dari University of Utah mengungkap bahwa di kota besar, individu cenderung mengejar hubungan jangka pendek tanpa komitmen.
Sebaliknya, di daerah terpencil dengan populasi rendah, orang lebih mudah menetap dengan satu pasangan. Meski memberikan kebebasan, tinggal di tempat dengan banyak pilihan bisa jadi penghambat komitmen jangka panjang.
Beberapa orang memandang enteng proses mendapatkan pasangan, seolah-olah itu hal yang sangat mudah dilakukan. Sikap ini seringkali berakar dari ketakutan akan komitmen yang lebih dalam.
Mereka cenderung berpindah dari satu hubungan ke hubungan lain tanpa benar-benar terlibat secara emosional. Dengan menganggap pasangan mudah didapat, mereka mempertahankan kontrol atas perasaan dan situasi.
Pendekatan ini tampak percaya diri di permukaan, namun sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan diri. Mereka tidak pernah berisiko kehilangan sesuatu yang benar-benar berharga karena tidak pernah membiarkan diri mereka benar-benar peduli.
Salah satu alasan utama seseorang sulit berkomitmen adalah kecemasan mendalam tentang harapan dalam hubungan. Mereka merasa tertekan dengan persepsi bahwa mereka harus menjadi pasangan yang sempurna, suami ideal, atau ayah teladan di masa depan.
Studi tahun 2023 dalam Journal of Scientific Exploration menemukan bahwa banyak lelaki stres karena merasa dituntut menjadi sosok dominan dalam hubungan. Ini mencakup tanggung jawab mengambil keputusan dan merencanakan masa depan bersama.
Bagi sebagian orang, beban ini terasa sangat berat. Pemahaman ini menunjukkan bahwa ketakutan berkomitmen tidak selalu tentang kurangnya perasaan, melainkan tentang rasa takut - takut tidak memenuhi harapan, takut gagal, dan takut tidak cukup baik.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
