Ilustrasi kondisi negara dengan rata-rata IQ terendah. (Pexels)
JawaPos.com – IQ menunjukkan wawasan tentang faktor sosial-ekonomi, budaya, dan lingkungan yang mempengaruhi perkembangan kognitif. IQ adalah rasio kemampuan kognitif seseorang terhadap kelompok usianya.
IQ diukur menggunakan tes standar yang dirancang untuk menilai berbagai kompetensi kognitif seperti pemecahan masalah, penalaran, memori, dan pemahaman.
Terdapat beberapa negara dengan IQ rata-rata terendah, dan biasanya menghadapi tantangan sosial-ekonomi yang besar. Ini termasuk tidak memiliki akses ke pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Negara-dengan rata-rata IQ yang rendah seringkali mengalami tantangan seperti kemiskinan, keterbatasan pelayanan kesehatan, dan terbatasnya sarana pendidikan. Faktor ini menyebabkan tantangan tersendiri pada sosial-ekonomi yang berkelanjutan.
Faktor utama seperti terbatasnya akses terhadap pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan, dan gizi yang memadai, dapat mempengaruhi perkembangan kognitif yang signifikan pada keseluruhan penduduk.
Dilansir dari Times of India, inilah sepuluh negara dengan IQ terendah di dunia, dan ketahui tantangan apa yang mereka hadapi.
Nepal memiliki IQ rata-rata terendah yaitu 42,99. Ini karena sebagian besar disebabkan oleh kemiskinan, kurangnya gizi, dan sekolah yang kekurangan sumber daya. Ketidakstabilan politik dan bencana alam semakin memperburuk pendidikan dan infrastruktur di sana.
Liberia menjadi negara kedua rata-rata IQ terendah yaitu 45,07. Ini dipengaruhi oleh perang saudara dan ketidakstabilan politik selama puluhan tahun. Faktor-faktor ini menjadi sangat mengganggu sistem pendidikan dan akses ke pelayanan kesehatan yang memadai.
Sierra Leone juga memiliki rata-rata IQ terendah yaitu 45,07. Ini dipengaruhi oleh perang saudara, ebola, dan kemiskinan. Tantangan-tantangan ini menyebabkan terbatasnya akses terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Guatemala memiliki rata-rata IQ terendah yaitu 47,72. Ini terjadi karena kemiskinan, kekurangan gizi, dan kurang sumber daya pendidikan. Daerah pedesaan menjadi daerah yang mengalami kekurangan dana sekolah terparah.
Gambia menjadi negara yang rata-rata IQ terendah yaitu 52,98. Kondisi ini dipengaruhi oleh kemiskinan, kekurangan gizi, dan sistem pendidikan yang kurang dana. Pandangan budaya lokal terkadang tidak mengutamakan pendidikan formal.
Nikaragua menjadi negara rata-rata IQ terendah yaitu 52,69. Ini karena pengaruh kemiskinan dan pengangguran. Banyak sekali penduduk yang mementingkan bekerja kasar daripada bersekolah yang minim sumber daya, terutama di daerah pedesaan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
