Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 November 2024 | 23.42 WIB

Ternyata, Inilah Penyebab Seseorang Menjadi Perfeksionis: Nomor 1 Paling Sering Berpengaruh

Ilustrasi perempuan perfeksionis. - Image

Ilustrasi perempuan perfeksionis.

JawaPos.com - Seorang perfeksionis memiliki standar pribadi yang terlalu tinggi dan evaluasi diri yang terlalu kritis.

Biasanya, mereka bersikeras pada kesempurnaan dan tidak menerima apa pun bentuk kekurangan.

Hal ini dapat terwujud dalam bentuk kritik terhadap diri sendiri dan orang lain, serta dalam upaya untuk mengendalikan situasi dan orang lain.

Dikutip dari Healthline pada Rabu (6/11), beberapa orang keliru dan percaya bahwa perfeksionisme adalah motivator yang sehat. Namun, hal itu tidak benar adanya.

Perfeksionisme dapat membuat Anda merasa tidak bahagia dengan hidup Anda. Hal itu dapat menyebabkan depresi, kecemasan, gangguan makan, dan menyakiti diri sendiri.

Pada akhirnya, hal itu juga dapat membuat Anda berhenti berusaha untuk sukses. Bahkan kasus yang ringan pun dapat mengganggu kualitas hidup Anda, memengaruhi hubungan pribadi, pendidikan, dan pekerjaan Anda.

Hal ini dapat memengaruhi remaja maupun orang dewasa, anak-anak, dan remaja sering kali terdorong untuk berprestasi dalam pekerjaan sekolah maupun kegiatan seperti olahraga, klub, pengabdian masyarakat, dan pekerjaan.

Sehingga dapat menyebabkan obsesi terhadap kesuksesan. Pada akhirnya, hal ini dapat mengganggu kemampuan untuk mencapainya.

Lantas, apa penyebab yang mendasari sikap perfeksionis tersebut?

Orang yang perfeksionis, seperti halnya orang yang berprestasi tinggi, menetapkan dan bekerja keras untuk mencapai tujuan yang tinggi.

Sementara orang yang berprestasi tinggi dapat merasa puas karena mengetahui bahwa mereka telah melakukan yang terbaik dan mencapai tujuan.

Bagi seorang yang perfeksionis, mereka tidak akan menerima apa pun selain kesempurnaan. Bahkan, hampir sempurna, masih dianggap sebagai kegagalan.

Ada beberapa kemungkinan atau penyebab seseorang mengalami perfeksionisme di antaranya:

1. Genetik atau Keturunan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik mungkin berperan dalam perkembangan perfeksionisme.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore