
Ilustrasi orang bijaksana (benzoix/freepik.com)
JawaPos.com - Dalam masyarakat yang menghubungkan kecerdasan dengan IQ tinggi dan skor SAT, sangat sulit untuk menjadi seperti Albert Einstein atau Stephen Hawking. Sayangnya, bahkan orang paling bijaksana pun tidak memulai dengan mengetahui segalanya.
Kebijaksanaan adalah keterampilan yang perlu dipelajari dan dikembangkan dalam waktu yang panjanh. Ada berbagai cara guna mengembangkan kebijaksanaan yang tidak hanya membantumu menjadi pribadi lebih baik, tetapi juga membuat keputusan yang lebih bijaksana dan meningkatkan kualitas hidup.
Kebijaksanaan memberi perspektif saat ragu dan membantu tetap tenang di tengah kekacauan. Dengan alat dan sumber daya yang tepat, siapa pun bisa menjadi lebih bijaksana.
Dikutip dari makeheadway.com, berikut ini berbagai cara menjadi bijaksana dan dewasa dalam hidup agar tenang ketika menghadapi berbagai keadaan.
1. Membaca secara intuitif
Membaca secara intuitif menunjukkan bahwa kamu telah mengembangkan kebijaksanaan yang cukup untuk menangkap makna lebih dalam dari setiap kalimat. Seperti halnya membaca mengajarkan konsep-konsep berharga, membaca dengan pemahaman mendalam dapat membantumu menjadi lebih peka.
Selain itu, membaca secara intuitif juga bisa memberi pemahaman terhadap berbagai pola pikir dalam buku. Akan tetapi, terkadang sulit untuk mengungkapkan konsep-konsep yang lebih dalam tanpa adanya bantuan atau panduan dari orang lain.
2. Mendengarkan
Keras kepala umumnya membuat seseorang menolak bantuan guba melindungi harga diri, sementara kemandirian berlebihan bisa membuatmu merasa dianggap lemah jika menerima bantuan. Namun, mengatasi sifat-sifat ini penting untuk memperoleh kebijaksanaan dari pengalaman orang lain.
Mendengarkan orang yang lebih berpengalaman dapat membantumu memperoleh keahlian yang sama. Terkadang, terbuka terhadap saran orang lain bisa memberi arah yang tepat dalam hidup. Jika ingin lebih bijaksana, singkirkan ego dan terima bimbingan orang lain, karena pada akhirnya, kamu mungkin akan menyadari bahwa mereka benar.
3. Belajar dari kesalahan
Kita semua membuat kesalahan, itu bagian dari kehidupan. Akan tetapi, caramu dalam menghadapinya menunjukkan kebijaksanaanmu. Orang bijaksana belajar dari kesalahan dan berupaya lebih baik, sementara yang tidak bijaksana terus mengulangnya.
Langkah pertama untuk belajar dari kesalahan adalah mengakui kesalahan, dan langkah kedua yakni mencegah kesalahpahaman di masa depan. Walaupun ini sulit bagi sebagian orang, menghadapinya akan memberi rasa pencapaian dan kepercayaan diri yang baru.
4. Berlatihlah kesadaran penuh
Kesadaran berarti meluangkan waktu guna merenungkan masa lalu, keadaan saat ini, dan tujuan masa depanmu. Baik kamu berencana guna bermeditasi setiap hari atau ingin memasukkan kesadaran dalam rutinitas harian, fokus pada kondisi mentalmu menjadi kunci guna mengembangkan kebijaksanaan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
