
Ilustrasi anak pertama yang memiliki beberapa karakter spesial berbeda dengan saudara-saudaranya. (Freepik)
JawaPos.com – Anak pertama sering kali dianggap sebagai sosok yang istimewa di dalam keluarga. Sayangnya, mereka yang menjadi anak pertama, meskipun diberi perhatian lebih, sering kali juga menanggung harapan tinggi.
Banyak yang meyakini bahwa menjadi anak pertama memiliki dampak besar terhadap perkembangan kepribadian dan karakter seseorang. Namun, apakah kamu tahu bahwa ada alasan ilmiah mengapa anak pertama cenderung memiliki sifat tertentu?
Menurut beberapa penelitian, urutan kelahiran dalam keluarga dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. Terutama bagi anak pertama, mereka sering kali menunjukkan karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan saudara-saudara mereka.
Mulai dari sifat kepemimpinan hingga rasa tanggung jawab yang besar, anak pertama memang sering menarik perhatian. Namun, apa saja sifat-sifat unik yang dimiliki oleh anak pertama?
Dilansir dari psychologytoday.com, berikut 5 sifat yang dimiliki anak pertama, yang terbentuk karena dia lahir lebh dahulu daripada saudara-saudaranya.
Anak pertama sering dikenal dengan sifat kepemimpinan yang menonjol. Mereka terbiasa menjadi contoh bagi adik-adiknya dan seringkali dipandang sebagai sosok yang harus memimpin.
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal The Personality and Social Psychology Bulletin, anak pertama cenderung memiliki peran yang lebih dominan dalam keluarga.
Itu karena mereka terbiasa menjadi yang pertama dalam segala hal, termasuk bertanggung jawab terhadap saudara-saudara mereka.
Di sisi lain, anak pertama sering kali merasa bahwa mereka harus menjadi sosok yang sempurna, yang dapat diandalkan oleh orang tua. Mereka memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, sehingga cenderung lebih mandiri dan tegas dalam mengambil keputusan.
Sebagai anak pertama, mereka cenderung diberi banyak tuntutan oleh orang tua, terutama dalam merawat adik-adik mereka. Seiring berjalannya waktu, tanggung jawab ini membentuk mereka menjadi individu yang sangat dapat diandalkan.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Frank J. Sulloway, seorang psikolog dari University of California, mengungkapkan bahwa anak pertama cenderung lebih bertanggung jawab dan serius dalam menghadapi tantangan hidup. Ini membuat mereka lebih terstruktur dan disiplin dalam segala hal.
Meskipun demikian, ada juga sisi negatif dari tanggung jawab yang berlebihan ini, di mana anak pertama bisa menjadi perfeksionis dan merasa terlalu terbebani.
Namun, sifat ini juga berpotensi membawa mereka menuju kesuksesan di banyak bidang, karena mereka cenderung bekerja keras untuk mencapai tujuan mereka.
Studi yang dilakukan oleh Dr. Alfred Adler, seorang psikoanalis terkenal, menunjukkan bahwa anak pertama sering kali lebih cerdas dan memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar dibandingkan dengan saudara-saudara mereka.
Hal ini bisa jadi karena mereka mendapatkan perhatian penuh dari orang tua pada tahun-tahun awal kehidupan mereka, yang mendukung perkembangan intelektual mereka.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
