
Tampilan film animasi SpongeBob SquarePants. (Screen Rant)
JawaPos.com – Setiap seseorang berusia dewasa menonton film kartun tertentu, Banyak orang sekitar berpikiran bahwa film kartun itu hanya untuk tontonan anak-anak. Padahal itu sama sekali tidak benar.
Film kartun atau animasi merupakan sebuah bentuk seni yang menyampaikan cerita dan ide-ide kreatif dengan berbagai cara untuk semua kelompok usia.
Film kartun juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kehidupan anda setelah anda menontonnya kembali saat dewasa.
Melansir dari laman Medium dan Toons Mag, berikut 7 alasan orang dewasa tetap suka nonton film kartun.
Kita semua tahu perjuangan menjadi orang dewasa. Masalah umum dalam kehidupan orang dewasa seperti pekerjaan atau masalah keuangan dapat menyebabkan stres dan kecemasan.
Mungkin anda sedang mencari cara yang bagus untuk beristirahat dari kenyataan dan bersantai. Tidak perlu mencari lebih jauh selain menonton kartun.
Menonton film kartun dapat menghilangkan penat atau jenuh dalam pikiran seseorang. Karena visual unik dan beragam yang disajikan dalam film kartun dapat merelaksasikan pikiran sehingga menjadi lebih segar dan fresh.
Tidak sedikit film kartun yang mengeksplorasi tema-tema rumit namun dibuat ringan untuk target audiensnya, yakni anak-anak. Beberapa film kartun juga keral mengangkat tema kehidupan sehari-hari seperti tentang kesehatan mental.
Beberapa film kartun juga kerap mengeksplorasi cerita. Seperti Avatar: The Last Airbender, di mana film tersebut tampak menguak hal yang berkaitan dengan imperialisme, trauma, prasangka, pemberdayaan perempuan, hingga genosida.
Banyaknya cerita yang disajikan oleh film kartun menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan orang dewasa. Karena dapat membawa mereka ke dunia fantasi, seperti visual yang ditampilkan namun tontonannya ringan.
Kebanyakan orang biasanya tidak mengenali keindahan animasi, dibandingkan dengan film live-action dan acara tv. Namun film animasi dapat menghasilkan karya seni yang luar biasa menggunakan berbagai gaya dan visual.
Itu karena film animasi memadukan gambar pada animasi komputer dan teknik komik klasik untuk membuatnya terasa seperti sedang menonton buku komik yang sedang beraksi.
Hal ini dilakukan dengan memadukan animasi 2D dan 3D untuk adegan pertarungan, lingkungan, hingga model karakter. Sehingga indahnya visual tersebut menjadi daya tarik bagi pecinta film kartun.
Kartun membangkitkan berbagai macam perasaan dalam diri kita. Tidak salah jika dikatakan bahwa kartun bersifat katarsis.
Karena penonton film kartun dapat memahami dan berempati dengan karakter-karakternya, yang memungkinkan dapat melepaskan perasaan dan emosi yang berlebihan dan sering kali terpendam tanpa kita sadari.
