
Ilustrasi penyebab orang ngidam camilan manis setelah makan. (Vecteezy: Suwinai Sukanant)
JawaPos.com - Mengidam makanan manis setelah makan adalah hal yang umum terjadi. Namun, bagi sebagian orang, kebiasaan ini dapat mengganggu upaya menjaga pola makan sehat atau menurunkan berat badan.
Dilansir laman Hindustan Times pada Jumat (17/1), seorang pelatih diet bernama Tulasi Nithin berbagi pengalamannya yang berhasil menurunkan berat badan sebanyak 30 kilogram.
Tulasi mengungkapkan bahwa ia pernah ‘berperang’ dengan keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan manis setelah makan.
"Saya sering merasa bersalah setelah menikmati makanan penutup selama perjalanan penurunan berat badan saya," tulisnya.
Setelah memahami penyebab di balik keinginan tersebut, ia mulai mengubah pola makannya dan melihat hasil yang luar biasa.
Menurut Tulasi, berikut adalah enam alasan utama mengapa kita sering mengidam makanan manis setelah makan:
1. Fluktuasi Gula Darah
Olahan makanan yang tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Setelah itu, gula darah akan turun dengan cepat pula, sehingga tubuh mencari sumber energi instan, yaitu cemilan manis.
2. Pemicu Emosional
Banyak orang mengasosiasikan makanan manis dengan kenyamanan atau reward setelah makan. Faktor emosional ini sering kali memicu keinginan untuk menikmati makanan manis, meskipun sebenarnya tidak merasa lapar.
3. Faktor Kebiasaan
Jika seseorang terbiasa mengonsumsi makanan penutup setelah setiap kali makan, otak akan menganggap hal ini sebagai pola yang harus diikuti. Akibatnya, keinginan untuk makan manis muncul bukan karena lapar, tetapi karena kebiasaan.
4. Kurangnya Nutrisi pada Makanan
Ketika makanan yang dikonsumsi kekurangan nutrisi penting seperti protein, serat, atau lemak sehat, tubuh mungkin merasa tidak puas. Akibatnya, makanan manis menjadi alternatif untuk mengimbangi kekurangan tersebut.
5. Dehidrasi
