
Ilustrasi pasangan yang jarang melakukan kontak mata lagi. (Pexels.com/AlexGreen)
JawaPos.com - Pasangan yang sudah tinggal bersama, selayaknya memiliki hubungan yang lebih intim dan mendalam. Sepanjang harinya mereka bisa melakukan kegiatan bersama dan saling memadu kasih.
Tapi pada kenyataannya, banyak ditemukan tidak seindah itu. Mereka bahkan masing-masing dan seperti menjalani hubungan hanya "status", jarak mereka dekat secara fisik tapi tidak secara emosional.
Dilansir dari laman Blog Herald pada (20/01), pasangan yang tinggal bersama tapi jarang melakukan kontak mata lagi, biasanya menunjukkan 9 perilaku ini :
1. Percakapan yang dangkal
Dalam ruang hidup bersama, komunikasi adalah kuncinya. Ketika pasangan jarang melakukan kontak mata lagi, percakapan mereka sering kali menjadi dangkal. Mereka lebih mementingkan logistik dan bukan tentang perasaan, impian, atau pengalaman bersama.
Sepertinya mereka lebih banyak berbicara dengan 'teman sekamar' daripada pasangannya. Ini belum tentu merupakan hukuman mati bagi suatu hubungan, tetapi ini jelas merupakan perilaku yang perlu mendapat perhatian.
2. Tidak adanya keterikatan
Teori Keterikatan menyatakan bahwa cara kita membentuk ikatan emosional dan hubungan dengan orang lain dipengaruhi oleh pengalaman awal dengan pengasuh kita.
Tingkat keamanan, kasih sayang, dan perhatian yang diterima saat masih anak-anak dapat memengaruhi cara seseorang berhubungan dengan pasangan kita saat dewasa.
Jika seseorang merasa sulit mempertahankan kontak mata dengan pasangan, ini bisa menjadi indikasi gaya keterikatan yang tidak aman. Insecure attachment bisa membuat kita menghindari atau menolak kedekatan dalam hubungan.
3. Terlalu mandiri
Kemandirian umumnya dipandang sebagai sifat positif. Kita sering diberi tahu bahwa bersikap mandiri dan tidak bergantung pada pasangan dalam segala hal adalah hal yang sehat.
Namun, pada kasus pasangan yang jarang melakukan kontak mata lagi, peningkatan kemandirian mungkin tidak terlalu positif. Ini bisa menjadi indikasi penghindaran.
Terkadang, ketika kita mulai melakukan segalanya secara mandiri tanpa mengikutsertakan pasangan kita atau meminta masukan dari mereka, itu mungkin karena secara tidak sadar menghindari keintiman.
4. Menghindari aktivitas bersama
Ketika pasangan jarang melakukan kontak mata, mereka sering kali mulai menghindari aktivitas bersamA. Seolah-olah melakukan sesuatu bersama-sama mengingatkan mereka akan keterputusan emosional yang dialami.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
