
Ilustrasi orang tua yang berusaha mendisiplinkan anak. (Pexels)
JawaPos.com - Mendidik anak bukanlah tugas yang mudah. Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak-anak mereka, tetapi cara mendidik yang paling efektif sering kali tidak datang secara alami.
Beberapa orangtua cenderung lebih santai dalam menetapkan aturan, sementara yang lain menerapkan aturan ketat dan menuntut kepatuhan tanpa kompromi.
Lalu, apakah pola asuh yang ketat atau yang dikenal dengan 'Strict Parents' benar-benar memberikan hasil terbaik bagi anak?
Meskipun ada beberapa manfaat, penelitian menunjukkan bahwa dampak negatifnya bisa lebih besar dalam jangka panjang.
Selengkapnya, berikut dampak positif dan negatif dari strict parents pada anak, dikutip dari Psych Central, Selasa (4/2).
Mengapa Orang Tua Bersikap Strict?
Pola asuh yang ketat sering kali memiliki reputasi buruk, tetapi biasanya berasal dari niat baik. Orangtua yang ketat umumnya ingin memastikan anak mereka tumbuh menjadi individu yang disiplin, bertanggung jawab, dan sukses. Beberapa alasan mengapa orang tua memilih pola asuh yang ketat antara lain:
Mengajarkan disiplin: Orangtua percaya bahwa aturan yang ketat dapat membentuk kebiasaan baik pada anak-anak mereka.
Menjamin keselamatan anak: Dengan menerapkan batasan yang tegas, orangtua merasa dapat melindungi anak dari bahaya atau kesalahan.
Budaya dan tradisi: Beberapa budaya lebih menekankan kepatuhan dan hierarki dalam keluarga, yang dapat mendorong pola asuh yang lebih otoriter.
Dampak Positif dari Pola Asuh Strict
Meskipun sering dianggap negatif, ada beberapa manfaat dari pola asuh yang ketat, antara lain:
Anak Lebih Taat dan Disiplin
Anak yang dibesarkan dengan aturan ketat cenderung lebih taat dan memiliki disiplin tinggi. Mereka terbiasa mengikuti aturan dan memahami bahwa ada konsekuensi atas setiap tindakan yang mereka lakukan.
Mendorong Prestasi Akademik

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
