Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2025 | 00.35 WIB

8 Hal yang Dibenci Seorang Narsistik Menurut Psikologi, Apa Saja?

Dibenci orang narsistik menurut psikologi. (Freepik/ cookie_studio) - Image

Dibenci orang narsistik menurut psikologi. (Freepik/ cookie_studio)

JawaPos.com – Individu dengan kepribadian narsistik sering kali terlihat percaya diri, dominan, dan haus akan pengakuan. Namun, di balik sikap mereka yang karismatik atau bahkan manipulatif, terdapat hal-hal tertentu yang sangat dibenci.

Menurut psikologi, sesuatu yang dibenci mereka terhadap hal-hal tertentu sering kali berakar pada ketidakamanan yang mereka sembunyikan di balik kepribadian mereka yang tampak kuat.

Dilansir dari Geediting.com pada Rabu (12/2), diterangkan bahwa terdapat delapan hal yang sebenarnya sangat dibenci oleh seorang narsistik menurut psikologi.

1. Menetapkan batasan yang jelas

Batasan yang tegas adalah musuh terbesar bagi seorang narsistik karena menghambat upaya manipulasi mereka. Ketika kamu menetapkan batasan yang jelas, mereka akan mencoba mengujimu dengan membuat kamu merasa egois atau tidak masuk akal karena mempertahankan prinsip.

Taktik ini akan terus mereka lakukan berulang kali untuk melihat seberapa konsisten kamu dalam memegang teguh batasan. Namun semakin tegas dan konsisten kamu dengan batasan tersebut, semakin berkurang kekuatan mereka untuk mengendalikanmu.

2. Berani mengatakan tidak tanpa rasa bersalah

Narsistik sangat membenci kata “tidak” karena menghancurkan ilusi kontrol yang mereka miliki. Mereka akan menggunakan taktik rasa bersalah dengan mengatakan hal-hal seperti “Ternyata aku tidak bisa mengandalkanmu” atau “Kukira hubungan kita lebih dekat dari ini”.

Bagi mereka, kemampuan seseorang untuk mengatakan “tidak” tanpa merasa perlu memberi pembenaran atau alasan adalah pukulan telak karena menunjukkan hilangnya pengaruh manipulasi mereka.

3. Tetap tenang saat mereka memancing emosi

Reaksi emosional adalah bahan bakar bagi narsistik untuk mempertahankan kendali mereka. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengendalikan emosi secara efektif dapat melemahkan taktik manipulasi seseorang.

Ketika kamu tetap tenang menghadapi provokasi mereka, narsistik akan kehilangan arah karena tidak mendapatkan ledakan emosi yang bisa mereka manfaatkan untuk memutar balikkan situasi atau melakukan gaslighting.

4. Memiliki pemikiran independen

Narsistik berusaha keras untuk menjadi suara di dalam kepalamu dengan cara memutarbalikkan fakta dan menulis ulang sejarah sesuai versi mereka.

Mereka akan bereaksi sangat buruk ketika kamu mulai mempertanyakan pernyataan mereka, mencari kebenaran sendiri, atau menolak menerima mentah-mentah apa yang mereka katakan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore