Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Februari 2025, 14.38 WIB

Psikologi Parenting: Anak-anak yang Orang Tuanya Bercerai, Biasanya Akan Mengembangkan 7 Perilaku Ini di Kemudian Hari

Orang-orang yang tumbuh dengan orang tua yang bercerai biasanya menunjukkan 7 perilaku ini di kemudian hari - Image

Orang-orang yang tumbuh dengan orang tua yang bercerai biasanya menunjukkan 7 perilaku ini di kemudian hari

JawaPos.com - Tumbuh dengan orangtua yang bercerai membentuk kepribadian Anda dengan cara yang mungkin tidak Anda sadari.

Dan perceraian, khususnya, dapat membentuk cara kita memandang hubungan, menangani emosi, dan menjalani kehidupan sebagai orang dewasa.

Namun, inilah masalahnya, perilaku-perilaku ini tidak selalu baik atau buruk. Perilaku-perilaku ini hanyalah pola-pola yang cenderung muncul, yang sering kali dipengaruhi oleh cara kita beradaptasi terhadap perubahan di usia muda.

Jadi, mari kita bahas lebih dalam. Dilansir dari geediting.com, Minggu (16/2), berikut ini delapan perilaku umum yang sering ditunjukkan orang-orang yang tumbuh dengan orang tua yang bercerai di kemudian hari, menurut psikologi.

1. Mereka sangat mandiri

Tumbuh dengan orangtua yang bercerai sering kali berarti belajar mengandalkan diri sendiri sejak usia dini.

Ketika orang tua Anda berpisah, Anda mungkin harus berpindah-pindah antara dua rumah, mengatur aturan yang berbeda, atau bahkan mengambil tanggung jawab yang tidak perlu dipikirkan oleh anak-anak lain.

Seiring berjalannya waktu, hal ini membangun rasa kemandirian yang kuat.
Banyak anak korban perceraian tumbuh dengan perasaan bahwa mereka tidak selalu dapat mengandalkan orang lain, sehingga mereka mengembangkan pola pikir yang mandiri.

2. Mereka adalah pembawa damai dalam hubungan

Ketika Anda tumbuh besar dan setiap hari menyaksikan orang tua Anda bertengkar, Anda akan segera belajar pentingnya menjaga perdamaian.

Banyak anak korban perceraian mengembangkan kebiasaan yang sama. Mereka menjadi sangat sadar akan ketegangan dan mencoba meredakannya sebelum meningkat.

Meskipun hal ini dapat menjadikan mereka mediator yang hebat, hal ini juga dapat menyebabkan kecenderungan untuk menyenangkan orang lain atau menekan kebutuhan mereka sendiri hanya untuk membuat orang lain senang.

3. Mereka berjuang dengan kepercayaan dalam hubungan

Ketika contoh cinta pertama Anda berakhir dengan perpisahan, mungkin sulit untuk sepenuhnya percaya bahwa hubungan akan bertahan lama.

Banyak orang yang tumbuh dengan orang tua yang bercerai mengembangkan rasa takut yang mendalam akan ditinggalkan, meskipun mereka tidak menyadarinya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore