Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Februari 2025 | 04.51 WIB

Sering Diabaikan dan Dilanggar, Kenali 3 Hal Terbaik yang Membuat Seseorang Terlihat Lebih Bahagia: Apa Saja?

Ilustrasi orang yang bahagia. - Image

Ilustrasi orang yang bahagia.

JawaPos.com - Bahagia merupakan perasaan senang yang harus kita ciptakan dari dalam diri, bukan sengaja mencarinya dari luar.

Ketika kita menggantungkan rasa bahagia itu kepada orang lain, maka akan lelah sendiri dan akhirnya menimbulkan stres bahkan depresi.

Dilansir dari laman Psychology Today pada Jumat (21/02) kenali 3 hal terbaik yang membuat seseorang terlihat lebih bahagia:

1. Tidak membandingkan diri dengan orang lain

Ketika kita menelusuri media sosial, lalu melihat teman memposting tentang liburan mewah, sementara kita hanya duduk diam dan terjebak pada pekerjaan yang tidak disukai.

Lalu muncullah pikiran tentang mirisnya diri sendiri, merasa hidup tidak ada perubahan, dan sebagainya. Perlu diketahui bahwa perbandingan adalah salah satu pembunuh kebahagiaan terbesar. Ketika mengukur hidup terhadap gulungan sorotan orang lain, kamu akan membuat diri kecewa.

Jika media sosial memicu perbandingan, istirahatlah atau berhenti mengikuti akun yang membuat dirimu merasa kurang. Kebahagiaan tumbuh ketika kamu fokus pada kemajuan, bukan versi kesuksesan yang dikuratori orang lain.

2. Ciptakan lebih banyak momen kecil kebahagiaan

Kita semua sering berpikir bahwa kebahagiaan berasal dari pencapaian yang signifikan seperti mendapatkan pekerjaan yang sempurna, membeli rumah, atau hal lainnya. Tapi kebahagiaan sejati itu datang dari kesenangan kecil sehari-hari, seperti menyeruput teh favorit sambil membaca atau menertawakan sitkom lama.

Banyak orang mengejar kebahagiaan seolah-olah itu adalah sesuatu yang akan mereka capai nanti, tetapi penelitian menunjukkan bahwa momen-momen kecil kegembiraan harian berkontribusi lebih banyak pada kesejahteraan secara keseluruhan daripada peristiwa signifikan yang langka.

3. Menerima emosi negatif

Sebagian besar orang selalu merasa bahwa dia harus bersikap positif. Setiap kali dia stres atau sedih, akan mendorong perasaan itu menjauh, berkata pada dirinya sendiri, "Aku seharusnya tidak merasa seperti ini."

Tetapi semakin mengabaikan emosinya, maka akan semakin berat emosinya. Salah satu jalan menuju kebahagiaan yang paling diabaikan adalah membiarkan diri mengalami semua emosi, bahkan yang sulit sekalipun.

Ketika kamu menekan kesedihan, frustrasi, atau kekecewaan, mereka tidak hilang tapi berlama-lama di bawah permukaan, membuat kebahagiaan lebih sulit untuk diakses.

Alih-alih menolaknya, akui saja dan katakan “Saat ini, sebagian dari diriku merasa kesal, dan tidak apa-apa.” Tindakan penerimaan kecil ini dapat membantu kamu mengatasi emosi daripada terjebak di dalamnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore