
Ilustrasi kegiatan lawas yang dulu akrab di kalangan generasi boomer dan kini mulai digemari kembali oleh generasi masa kini. (Freepik)
JawaPos.Com - Di tengah derasnya kemajuan teknologi dan maraknya gaya hidup serba instan, muncul fenomena tak terduga: generasi muda mulai jatuh cinta pada hal-hal yang dulu dianggap kuno, lambat, bahkan membosankan.
Apa yang dulu menjadi rutinitas menyenangkan bagi generasi boomer kini justru menemukan jalannya kembali ke pusat tren gaya hidup modern.
Ada kerinduan akan hal-hal sederhana, kehangatan aktivitas manual, dan kedekatan yang nyata, sesuatu yang tak bisa digantikan oleh layar atau notifikasi digital.
Dari kegiatan menyemai benih hingga menulis dengan tangan, aktivitas-aktivitas klasik kini kembali mencuri perhatian dan menjadi simbol keseimbangan di tengah dunia yang bergerak terlalu cepat.
Dilansir dari Geediting, inilah delapan kegiatan lawas yang dulu akrab di kalangan generasi boomer dan kini mulai digemari kembali oleh generasi masa kini karena kesederhanaan dan ketulusan nilai yang dibawanya.
1. Berkebun: Saat Jempol Hijau Menjadi Meditasi
Di tengah stres kehidupan modern, berkebun menjadi pelarian yang menyembuhkan.
Tak hanya sekadar menanam bunga atau sayuran, aktivitas ini kini dinilai sebagai bentuk terapi jiwa yang ampuh.
Generasi muda mulai menyadari bahwa merawat tanaman bukan sekadar soal hasil panen, tapi tentang kesabaran, perhatian, dan ikatan dengan alam.
Mereka menciptakan kebun kecil di balkon, menyusun pot di jendela apartemen, bahkan berburu tanaman langka sebagai koleksi. Berkebun tak lagi tua, tapi trendi dan sangat menyenangkan.
2. Kerajinan DIY: Ketika Tangan Menjadi Sarana Ekspresi Diri
Do It Yourself (DIY) atau membuat kerajinan tangan sendiri dulu lekat dengan gaya hidup boomer yang suka membuat sendiri hiasan rumah, baju rajut, atau pernak-pernik sederhana.
Kini, aktivitas ini kembali dilirik oleh kalangan muda yang haus akan aktivitas kreatif yang nyata.
Membuat lilin aromaterapi, merajut syal, mengecat pot tanaman, bahkan membuat sabun organik sendiri menjadi pilihan banyak orang untuk mengurangi screen time.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
