
Ilustrasi Teriknya Sinar Matahari di Siang Hari. (Freepik)
JawaPos.com – Saat ini, kehadiran sinar matahari layaknya pisau bermata dua. Kadang kawan kadang juga lawan. Di pagi hari, sinarnya terasa hangat dan menyegarkan serta membawa berbagai manfaat bagi tubuh, terutama karena kandungan vitamin D yang merangsang kesehatan tulang, memperkuat imunitas, dan membantu tubuh memproduksi energi. Aktivitas di bawah sinar matahari pagi juga sering membuat suasana hati lebih baik, memberi semangat untuk memulai hari.
Namun, kehangatan itu bisa berubah menjadi ancaman ketika siang tiba. Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari yang semakin terik berpotensi merusak kulit secara perlahan. Radiasi UVA menembus lapisan kulit lebih dalam dan bisa memicu penuaan dini, sementara UVB bertanggung jawab atas kulit terbakar dan bahkan meningkatkan risiko kanker kulit. Meski terlihat sepele, kerusakan ini terjadi berulang tanpa terasa setiap hari, hingga menimbulkan efek jangka panjang yang serius.
Oleh karena itu, sunscreen mengambil peran yang begitu penting di sini. Produk ini bekerja sebagai perisai harian yang membantu menahan sinar UV sebelum menembus kulit, melindungi dari sunburn, penuaan dini, dan bahkan risiko kanker kulit. Dengan sunscreen, matahari tetap bisa dihadapi tanpa takut akan berubah menjadi lawan yang merusak. Berikut adalah sejumlah alasan pentingnya sunscreen sebelum beraktivitas sehari-hari:
1. Melindungi Kulit dari Sinar UV
Sinar UV terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu UVA dan UVB. UVA memiliki panjang gelombang yang lebih besar dan menembus lapisan kulit lebih dalam, menyebabkan penuaan dini seperti keriput dan flek hitam. Sementara UVB bertanggung jawab atas kulit terbakar (sunburn) dan berpotensi memicu kanker kulit jika terpapar terlalu lama.
Sunscreen berfungsi melindungi kulit dari keduanya. Mengutip dari Harvard Health Publishing dalam artikelnya “The Science of Sunscreen”, sunscreen bekerja dengan dua mekanisme. Pertama yaitu Physical (mineral) sunscreen menggunakan bahan seperti zinc oxide dan titanium dioxide yang memantulkan sinar UV dari permukaan kulit.
Lalu, chemical sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas agar tidak merusak jaringan kulit. Dengan pemakaian yang tepat, sunscreen mampu menghalangi sebagian besar sinar UV masuk ke kulit dan menjaga lapisan epidermis tetap sehat.
2. Mencegah Penuaan Dini
Kulit yang sering terpapar UVA tanpa perlindungan bisa kehilangan elastisitasnya, tampak kusam, dan mulai muncul garis halus atau noda gelap. Ini merupakan salah satu tanda-tanda penuaan dini yang paling sering terjadi. Alodokter menyebutkan bahwa penggunaan sunscreen secara rutin dapat membantu mencegah penuaan dini, termasuk munculnya garis halus dan bintik-bintik gelap pada kulit.
Dengan pemakaian teratur sejak usia muda, sunscreen membantu memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan akibat paparan sinar matahari, mencegah kulit terbakar, sekaligus juga menjaga penampilan tetap segar dan awet muda.
3. Mencegah Sunburn dan Kerusakan Kulit
Sunburn merupakan keadaan di mana kulit berubah warna menjadi kemerahanm diiringi rasa perih bahkan mengelupas, setelah beraktivitas di bawah sinar matahari atau akibat paparan sinar UVB. Johns Hopkins Medicine dalam artikelnya menyebutkan bahwa sunscreen membantu menjaga warna kulit tetap merata dan mengurangi risiko iritasi tersebut.
Untuk penggunaan sehari-hari, pilihlah sunscreen dengan SPF minimal 30. Namun apabila kamu sering berada di luar ruangan untuk waktu yang cukup lama, sebaiknya gunakan sunscreen dengan SPF 60 atau lebih. Kebanyakan orang biasanya tidak mengoleskan sunscreen dalam jumlah yang cukup, sehingga SPF yang lebih tinggi bisa membantu dan menjadi trik memberikan perlindungan tambahan meski aplikasinya kurang optimal.
4. Menurunkan Risiko Kanker Kulit
Manfaat paling penting dari sunscreen adalah kemampuannya menurunkan risiko kanker kulit. Paparan UV yang berlebihan dapat merusak DNA dalam sel kulit dan memicu pertumbuhan sel abnormal yang bisa berkembang menjadi kanker.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
