
Ilustrasi menangis (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Di tengah ritme hidup yang serba cepat, rasanya emosi seringkali hanya dianggap sebagai "gangguan" yang harus segera dibereskan atau dikesampingkan. Kita dipaksa untuk terbiasa menguatkan diri, menahan perasaan, bahkan merasa baik-baik saja padahal meski dada sesak atau pikiran penuh. Bahkan, ketika air mata mulai mengambang refleks pertama kita seringnya adalah menyeka, menarik napas, dan menahan air mata untuk turun lebih deras.
Padahal, tubuh manusia tidak dirancang untuk menyimpan semua beban itu sendirian. Ada alasan biologis mengapa kita menangis, dan ada alasan emosional mengapa setelah menangis kita sering merasa lebih ringan.
Air mata bukan hanya soal kesedihan, bisa juga muncul dari rasa haru bahagia, stres yang menumpuk, kelelahan, bahkan rasa lega. Di balik prosesnya, ada reaksi kimia dan emosional yang ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Oleh sebab itulah, banyak ahli menyarankan alih-alih menahan, izinkan diri untuk menangis ketika tubuh dan hati membutuhkan.
Dilansir dari Medical News Today, terdapat 3 jenis air mata yang diproduksi oleh tubuh manusia:
1. Basal Tears (Air Mata Basal)
Air mata ini diproduksi terus-menerus oleh kelenjar air mata sebagai pelumas alami mata. Cairannya kaya protein antibakteri yang menjaga permukaan mata tetap lembab setiap kali kita berkedip dan senantiasa memastikan mata terlindungi dan berfungsi dengan baik.
2. Reflex Tears (Air Mata Refleks)
Air mata ini muncul sebagai respons otomatis terhadap iritasi misalnya asap, angin kencang, atau aroma bawang. Fungsinya adalah membilas dan mengeluarkan partikel asing agar mata tetap aman dari gangguan.
3. Emotional Tears (Air Mata Emosional)
Air mata inilah yang keluar saat kita merasakan emosi yang kuat seperti sedih, lega, haru, bahkan bahagia. Air mata emosional mengandung kadar hormon stres yang lebih tinggi dibanding jenis air mata lainnya. Itulah mengapa setelah menangis, banyak orang merasa lebih tenang karena tubuh melepaskan sebagian beban stres lewat air mata ini.
Manfaat Menangis Bagi Kesehatan
1. Memperbaiki Mood dan Menimbulkan Rasa Lega
Melansir dari Medical News Today, saat seseorang menangis tubuh melepaskan oksitosin dan endorfin. Dua senyawa ini dikenal sebagai feel-good chemicals karena mampu memberikan sensasi lega, menurunkan rasa sakit, dan meningkatkan perasaan nyaman secara keseluruhan. Inilah alasan mengapa banyak orang merasa lebih ringan setelah mencurahkan emosi lewat air mata.
Alodokter juga menambahkan perubahan suasana hati bisa dipengaruhi oleh akumulasi mangan di dalam tubuh. Ketika menangis, sebagian kadar mangan yang berlebih tersebut ikut keluar bersama air mata. Karena tingginya kadar mangan terkait dengan peningkatan kecemasan atau mood yang buruk, proses ini membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih stabil. Hasilnya, setelah menangis, seseorang cenderung merasa lebih tenang dan suasana hatinya membaik.
2. Membantu Tidur Lebih Nyenyak

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
