Ilustrasi jeruk mandarin/freepik
JawaPos.com - Jeruk menjadi sajian yang selalu hadir dalam perayaan imlek. Jeruk memang memiliki makna penting dalam budaya tionghoa.
Tidak hanya menyegarkan saat disantap, jeruk mandarin juga kerap digunakan sebagai bagian dari persembahan.
Menurut budaya masyarakat tionghoa, jeruk dipercaya membawa keberuntungan. Lantas, apa yang membuat buah ini begitu identik dengan pembawa hoki?.
Terdapat tujuh penjelasan yang menjadikan jeruk sebagai ikon imlek, yang dipercaya sebagai buah keberuntungan.
Baca Juga: 8 Karakter Unggul Orang yang Tidur Satu Kamar dengan Saudaranya Saat Kecil, Menurut Psikologi
Merangkum informasi dari laman arty.alibaba.com serta eddotmarket.sg berikut penjelasan mengapa jeruk membawa hoki bagi masyarakat tionghoa.
Simbol keberuntungan (Jixiang) dan (gam)
Pada bahasa mandarin jeruk disebut dengan juzi, yang terdengar mirip dengan jixiang, yang artinya keberuntungan.
Sementara, dalam bahasa kanton, pelafalan jeruk (gam) terdengar mirip dengan emas. Oleh karena itu, jeruk menjadi simbol pembawa hoki.
Warna pembawa hoki
Warna jeruk juga berperan penting. Jeruk memiliki warna kuning atau oranye cerah yang menyerupai emas. Sehingga semakin menguatkannya sebagai simbol kemakmuran.
Bentuk bulat lambang persatuan keluarga

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
