
Memberi kesempatan anak belajar hal baru adalah salah satu cara menumbuhkan kepercayaan diri sejak dini (freepik)
JawaPos.com –Kepercayaan diri merupakan salah satu fondasi penting dalam perkembangan kepribadian seseorang. Individu yang memiliki rasa percaya diri cenderung lebih berani mengambil peluang, menghadapi tantangan serta mampu beradaptasi dengan berbagai situasi kehidupan.
Dalam psikologi modern,konsep kepercayaan diri sering dikaitkan dengan self-efficacy yaitu keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk mencapai tujuan tertentu.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Child Development, percaya diri terbukti memiliki pengaruh besar terhadap performa akademik, motivasi belajar dan kemampuan menghadapi tantangan pada anak dan remaja.
Mengembangkan kepercayaan diri sebaiknya dimulai sejak dini karena masa kanak-kanak merupakan periode penting dalam pembentukan karakter. Anak yang dibimbing untuk mengenali kemampuan dirinya sejak awal cenderung memiliki mental yang lebih kuat saat dewasa.
Berikut beberapa cara efektif mengembangkan kepercayaan diri menurut psikologi sebagaimana dilansir dari laman Elsevier dan Ewadirect, Selasa (10/3) :
1. Memberikan kesempatan untuk mencoba hal baru
Salah satu cara terbaik menumbuhkan kepercayaan diri adalah dengan memberi anak kesempatan mencoba berbagai pengalaman baru. Ketika anak menghadapi tantangan, mereka belajar memahami kemampuan dan batasannya sendiri.
Menurut teori self efficacy dari Albert Bandura, pengalaman keberhasilan merupakan sumber paling kuat dalam membangun rasa percaya diri seseorang.
Ketika anak berhasil menyelesaikan suatu tugas sekecil apa pun, mereka akan merasa mampu menghadapi tantangan berikutnya. Rasa berhasil ini perlahan membentuk keyakinan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk berkembang.
2. Memberikan dukungan dan lingkungan yang positif
Lingkungan yang suportif memiliki peran besar dalam membangun kepercayaan diri sejak dini. Anak yang mendapatkan dukungan emosional biasanya lebih berani mengekspresikan dirinya.
Penelitian tentang pengaruh pola asuh menunjukkan bahwa gaya pengasuhan yang positif dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak.
Ketika orang tua memberikan dorongan, apresiasi dan perhatian, anak merasa dirinya dihargai. Hal ini membentuk pandangan bahwa mereka memiliki nilai dan kemampuan.
Sebaliknya, kritik berlebihan atau perbandingan dengan orang lain dapat merusak kepercayaan diri anak. Oleh karena itu,komunikasi yang hangat sangat penting dalam proses perkembangan psikologis mereka.
3. Mengajarkan pola pikir bertumbuh

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
