
Ilustrasi belanja pakaian thrifting/pexels
JawaPos.com - Thrifting baju Lebaran menjadi solusi bagi siapa saja ingin tampil unik, stylish, dan anti-mainstream tanpa mengeluarkan biaya lebih. Thrifting yang tepat dilakukan dengan memperhatikan kualitas bahan, jahitan serta memilih bahan yang timeless agar pakaian tetap awet dan cocok digunakan untuk momentum hari Raya.
Dilansir dari COSH, Kamis (12/3), tren membeli pakaian bekas kini semakin populer karena memungkinkan seseorang menemukan item fashion klasik yang berbeda sekaligus lebih ramah lingkungan.
Fokus pada kualitas bahan, tidak hanya dilihat dari model
Saat berburu baju vintage untuk Lebaran hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kualitas bahan. Banyak pakaian lama yang menggunakan jahitan lebih kuat dibanding produk fast modem fashion.
Memilih kain yang tebal, rapi dan tidak mudah rusak menjadi langkah penting agar pakaian tetap nyaman dipakai dalam jangka panjang. Periksa tekstur kain dengan menyentuh langsung materialnya. Kain berkualitas biasanya padat dan tidak mudah berbulu. Hal ini guna membantu memastikan pakaian masih layak digunakan dan tahan lama.
“Pakaian berkualitas memiliki tenunan rapat dan bahan alami seperti katun atau linen yang awet serta nyaman digunakan," ujar Ahli tekstil Ajoy K.Sarkad, Selasa (18/2).
Pilih item timeless agar tidak terlihat ketinggalan zaman
Kunci sukses thrifting adalah memilih desain yang klasik atau timeless. Model seperti tunik polos, blazer vintage, atau dress lebih mudah dipadukan dengan fashion modern sehingga tetap cocok dipakai saat Lebaran. Thrifting mendorong individu mengekspresikan gaya personal dan menghindari siklus tren cepat dan mudah berganti seperti dilansir dari Fibre2Fashion, Senin (4/9).
Gaya vintage justru memberi karakter unik yang berbeda dari tren massal. Memilih potongan klasik, kamu bisa tampil elegan tanpa terlihat berlebihan atau mengikuti tren di media sosial.
Periksa detail jahitan dsn kondisi pakaian secara teliti
Jika menemukan baju thrift yang menarik jangan langsung membeli tanpa mengecek kondisinya terlebih dahulu. Perhatikan bagian kerah, kancing, resleting, hingga lipatan jahitan karena area itu yang paling sering mengalami kerusakan.
Para pakar fashion menekankan pentingnya membeli pakaian berkualitas tinggi agar tidak perlu sering mengganti pakaian baru. Data yang dilansir oleh The Guardian, Sabtu (16/8). Wajar jika pakaian vintage memiliki tanda pemakaian ringan, hindari kerusakan besar seperti sobek atau noda permanen. Detail kecil pun menjadi penentu apakah pakaian tersebut layak dipakai untuk acara hari Raya.
Thrifting sebagai cara untuk tampil unik dan ramah lingkungan
Baju vintage memberikan tampilan yang berbeda setiap item yang dimiliki. Menemukan outfit yang sama sangat kecil sehingga tampilan. Lebaran lebih personal. Thrifting menjadi bagian dari gerakan sustainable fashion yang semakin populer secara global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
