
Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Zeth Boroh (2 dari kiri) dalam acara Thrombovoren Emulgel di bilangan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2025. (istimewa)
JawaPos.com - Tren gaya hidup aktif meningkat di masyarakat, ditandai dengan semakin tingginya partisipasi masyarakat dalam melakukan olahraga dan aktivitas fisik.
Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Zeth Boroh, mengingatkan akan pentingnya pengetahuan tentang nyeri otot wajar dan tidak wajar setelah melakukan aktivitas olahraga. Menurutnya, nyeri yang tidak wajar perlu diwaspadai ketika rasa sakit itu bertahan cukup lama.
"Kalau nyerinya cuma 1-2 hari, itu kram atau DOMS, itu hilang setelah tiga hari. Tapi yang tidak wajar itu ketika nyerinya tidak hilang setelah 3 hari, itu berarti injury (cedera)," ungkap dr. Zeth Boroh dalam acara Thrombovoren Emulgel di bilangan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (16/4).
"Itu yang kadang tidak dikenali oleh sport enthusiast. Mereka pikir ‘no pain, no gain’. Padahal kalau nyeri tidak hilang, itu tanda mengalami cedera,” tegas sang dokter.
Dia pun menekankan pentingnya penangangan secara tepat apabila terjadi nyeri otot yang kemungkinan diakibatkan oleh cedera. Yang pertama dilakukan adalah beristirahat atau tidak melakukan kegiatan olahraga sementara waktu supaya tidak memperburuk keadaan.
Kedua, bisa menggunakan krim atau gel peredara nyeri, terutama yang mengandung Diclofenac Diethylamine dan Heparin Sodium untuk mengatasi cedera ringan.
Menurut dia, kandungan Heparin dapat mengencerkan darah yang menggumpal di bawah kulit akibat memar. Sementara Diclofenac dapat mempercepat proses pemulihan. Keduanya bisa mencegah terjadinya inflamasi.
"Untuk membantu meredakan nyeri dan memar sekaligus kemampuannya dalam menanggulangi proses terjadinya inflamasi dan hematoma pada area cedera, sehingga dapat menunjang pemulihan jaringan di area tersebut dan meningkatkan kenyamanan dalam beraktivitas,” ungkap dr. Zeth Boroh.
Sementara itu, Triyaningsih selaku sport enthusiast yang juga mantan atlet lari nasional, membenarkan bahwa cedera ringan kerap kali terjadi setelah melakukan aktivitas olahraga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022