Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Juni 2026 | 05.27 WIB

Tren Perawatan Diri, Kini Tak Hanya Fokus pada Estetika tapi Kesehatan Menyeluruh dengan Teknologi

Ilustrasi kecantikan. (freepik) - Image

Ilustrasi kecantikan. (freepik)

JawaPos.com – Saat ini makin banyak masyarakat yang menyadari kalau kecantikan bukan hanya terletak pada penampilan tapi juga kesehatan menyeluruh dari dalam. Jika sebelumnya tren perawatan diri lebih banyak berfokus pada wajah, kini kebutuhan masyarakat berkembang ke full body care.

Diungkapkan dr. Ratu Abigail Audity, B.Med.Sc, M.Si, Chief Business Marketing & Customer Management Officer Bamed, dalam beberapa tahun terakhir terjadi perubahan signifikan dalam cara masyarakat memahami beauty dan wellness. Jika dulu hanya mengutamakan area wajah, kini perawatan kulit tubuh, intimate wellness, hingga body recomposition menjadi kebutuhan juga.

Baginya, perubahan ini bukan hanya sekadar tren, tetapi jadi bukti adanya peningkatan kesadaran terhadap body confidence, yang kini menjadi bagian dari personal branding. Sehingga, masyarakat semakin mencari solusi yang tidak hanya memberikan hasil estetika, tetapi juga mendukung wellbeing secara menyeluruh.

Tapi biasanya, masyarakat menginginkan solusi aesthetic and wellness yang lebih praktis, aman, minim tindakan bedah, serta memiliki waktu pemulihan yang singkat. Sebab, di tengah aktivitas yang dinamis, masyarakat membutuhkan treatment yang dapat memberikan hasil optimal tanpa mengganggu keseharian. 

Dikatakan dr. Adhimukti T. Sampurna, Sp.D.V.E, Subsp. O.B.K, FINSDV, FAADV, Chief Medical & Ancillary Services Officer Bamed, perkembangan teknologi medis menjadi sangat penting untuk menjawab kebutuhan tersebut. Salah satunya melalui teknologi seperti Emsculpt Neo yang mendukung pendekatan non-surgical.

“Tapi teknologi hanyalah alat, sehingga setiap inovasi yang dihadirkan tetap harus melalui evaluasi medis yang tepat, berbasis evidence-based medicine, mengutamakan keamanan pasien, serta sesuai dengan kebutuhan individu,” tutur dr. Adhimukti. 

Lebih lanjut, dr. Adhimukti menekankan bahwa hasil terbaik dalam aesthetic dan wellness membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, bukan hanya mengandalkan satu tindakan. Menurutnya, berbagai aspek kesehatan seperti berat badan, metabolisme, kesehatan kulit, dan kondisi tubuh secara keseluruhan saling berkaitan sehingga perlu ditangani secara menyeluruh. 

Perawatan Area Intim

Ada beberapa isu seperti kesehatan area intim hingga kondisi kulit tubuh yang masih sensitif untuk dibicarakan. Dipaparkan dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG., FAUCICOG., MM., MARS, saat ini intimate wellness mulai dipahami sebagai bagian penting dari kesehatan perempuan secara menyeluruh, bukan hanya berkaitan dengan estetika. Kesehatan area intim memiliki peran dalam kenyamanan fisik, fungsi tubuh, rasa percaya diri, hingga kualitas hidup seseorang. 

Terlebih, seiring bertambahnya usia, lalu proses persalinan, atau adanya perubahan hormonal, perempuan dapat mengalami berbagai perubahan pada area intim. Karena itu, intimate wellness merupakan bagian dari medical wellness yang perlu ditangani secara holistik dengan pendekatan yang aman, personal, dan berbasis medis.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore