
Ilustrasi kecantikan. (freepik)
JawaPos.com – Saat ini makin banyak masyarakat yang menyadari kalau kecantikan bukan hanya terletak pada penampilan tapi juga kesehatan menyeluruh dari dalam. Jika sebelumnya tren perawatan diri lebih banyak berfokus pada wajah, kini kebutuhan masyarakat berkembang ke full body care.
Diungkapkan dr. Ratu Abigail Audity, B.Med.Sc, M.Si, Chief Business Marketing & Customer Management Officer Bamed, dalam beberapa tahun terakhir terjadi perubahan signifikan dalam cara masyarakat memahami beauty dan wellness. Jika dulu hanya mengutamakan area wajah, kini perawatan kulit tubuh, intimate wellness, hingga body recomposition menjadi kebutuhan juga.
Baginya, perubahan ini bukan hanya sekadar tren, tetapi jadi bukti adanya peningkatan kesadaran terhadap body confidence, yang kini menjadi bagian dari personal branding. Sehingga, masyarakat semakin mencari solusi yang tidak hanya memberikan hasil estetika, tetapi juga mendukung wellbeing secara menyeluruh.
Tapi biasanya, masyarakat menginginkan solusi aesthetic and wellness yang lebih praktis, aman, minim tindakan bedah, serta memiliki waktu pemulihan yang singkat. Sebab, di tengah aktivitas yang dinamis, masyarakat membutuhkan treatment yang dapat memberikan hasil optimal tanpa mengganggu keseharian.
Dikatakan dr. Adhimukti T. Sampurna, Sp.D.V.E, Subsp. O.B.K, FINSDV, FAADV, Chief Medical & Ancillary Services Officer Bamed, perkembangan teknologi medis menjadi sangat penting untuk menjawab kebutuhan tersebut. Salah satunya melalui teknologi seperti Emsculpt Neo yang mendukung pendekatan non-surgical.
“Tapi teknologi hanyalah alat, sehingga setiap inovasi yang dihadirkan tetap harus melalui evaluasi medis yang tepat, berbasis evidence-based medicine, mengutamakan keamanan pasien, serta sesuai dengan kebutuhan individu,” tutur dr. Adhimukti.
Lebih lanjut, dr. Adhimukti menekankan bahwa hasil terbaik dalam aesthetic dan wellness membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, bukan hanya mengandalkan satu tindakan. Menurutnya, berbagai aspek kesehatan seperti berat badan, metabolisme, kesehatan kulit, dan kondisi tubuh secara keseluruhan saling berkaitan sehingga perlu ditangani secara menyeluruh.
Perawatan Area Intim
Ada beberapa isu seperti kesehatan area intim hingga kondisi kulit tubuh yang masih sensitif untuk dibicarakan. Dipaparkan dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG., FAUCICOG., MM., MARS, saat ini intimate wellness mulai dipahami sebagai bagian penting dari kesehatan perempuan secara menyeluruh, bukan hanya berkaitan dengan estetika. Kesehatan area intim memiliki peran dalam kenyamanan fisik, fungsi tubuh, rasa percaya diri, hingga kualitas hidup seseorang.
Terlebih, seiring bertambahnya usia, lalu proses persalinan, atau adanya perubahan hormonal, perempuan dapat mengalami berbagai perubahan pada area intim. Karena itu, intimate wellness merupakan bagian dari medical wellness yang perlu ditangani secara holistik dengan pendekatan yang aman, personal, dan berbasis medis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
