
Ilustrasi orang yang berpenghasilan besar namun tetap hemat (freepik)
JawaPos.com - Tidak semua orang yang memiliki penghasilan besar menjalani gaya hidup konsumtif. Sebagian justru dikenal sangat berhati-hati dalam mengelola keuangan dan lebih memilih menabung atau berinvestasi daripada menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan.
Cara pandang tersebut sering kali dipengaruhi oleh pengalaman hidup sejak masa kecil. Lingkungan keluarga, kondisi ekonomi, hingga kebiasaan yang dibentuk sejak dini dapat memengaruhi cara seseorang memperlakukan uang ketika dewasa.
Dilansir dari laman The Vessel, terdapat enam pengalaman yang disebut kerap dimiliki oleh orang-orang berpenghasilan tinggi yang tetap memilih hidup hemat dan tidak mudah menghamburkan uang. Berikut ulasannya.
Baca Juga:Menurut Psikologi, Orang-orang yang Disegani Tanpa Terlihat Mengintimidasi: 8 Perilaku Halus
1. Menyaksikan ketidakstabilan keuangan
Kondisi keuangan yang tidak stabil dapat menanamkan benih ketakutan sejak dini.
Menurut penelitian dari APA tentang stres, anak-anak yang melihat orang tuanya berjuang dengan tagihan atau menghadapi ketidakpastian pekerjaan sering kali memendam kecemasan itu.
Hal ini menjadi hal yang lumrah bagi mereka, pendapatan tambahan disimpan untuk berjaga-jaga jika bencana terjadi lagi.
Tidak masalah jika orang tersebut akhirnya mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi. Kenangan lama tentang ketidakberdayaan masih bisa berbisik, "Kita tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi."
Sering kali, mereka akan menyalurkan uang mereka ke rekening tabungan atau pensiun karena rasa aman terasa lebih penting daripada kesenangan sesaat.
2. Merasa tertekan untuk mencapai lebih banyak hal
Bila seorang anak terus-menerus diajarkan, "Kamu harus jadi lebih baik," mereka mungkin belajar untuk bersikap keras pada diri sendiri, bahkan dalam hal keuangan.
Tumbuh dalam rumah tangga yang menekankan kesuksesan dapat mengondisikan seseorang untuk memperlakukan uang seperti kartu skor.
Mereka menabung seolah-olah mereka menunggu untuk membuktikan sesuatu, atau mereka mengejar pencapaian berikutnya.
Dalam artikel Harvard Business Review tentang orang-orang berprestasi tinggi, mereka menemukan bahwa banyak individu yang unggul secara akademis atau profesional sering kali memiliki ketakutan mendasar akan kehilangan segalanya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
